
Pandu Persada
PERSIB U18 masih harus memperjuangkan tiket final Elite Pro Academy Super Legaue 2025/26 hingga partai pamungkas setelah bermain imbang tanpa gol dengan Malut United pada pertandingan ke-33 Grup B di SPOrT Jabar Arcamanik, Kota Bandung, Sabtu, 25 April 2026.
Tambahan satu angka masih menempatkan PERSIB U18 di puncak klasemen dengan nilai 69, unggul 2 poin atas Malut United yang masih menyisakan dua pertandingan melawan Bali United, pekan depan.
Pada laga pamungkas di tempat yang sama Minggu, 26 April 2026, PERSIB U16 wajib menang. Namun, itu belum cukup karena nasib PERSIB masih harus menunggu dua pertandingan sisa Malut United di kandang mereka.
Pelatih PERSIB U18, Tito Agung Setiawan menyebut, pihaknya sudah memperkirakan pertandingan akan berjalan dengan sulit.
"Melawan Malut United ini tidak mudah. Target awal, memang ingin meraih 6 poin, tapi kami juga harus realistis. Tapi, peluang kami untuk lolos masih sangat terbuka jadi harus tetap fokus agar bisa menang besok," ungkap Tito setelah pertandingan.
Tito menjelaskan ada beberapa hal yang membuat tim asuhannya kesulitan mencetak gol. Di satu sisi, Laskar Kie Raha tampil dengan karakter permainannya yang gigih di sepanjang laga.
"Pertandingan berjalan dengan tensi tinggi dan Malut United akan bermain dengan keras yang tujuannya memang untuk memecah konsentrasi dan itu berhasil sehingga permainan kami pun sedikit terpengaruh," ungkapnya.
"Mungkin pemain merasa ada tekanan dan tidak bisa keluar dari tekanan itu. Tapi besok, semoga anak-anak bisa menjadikan tekanan itu sebagai motivasi sehingga permainan terbaiknya bisa terlihat dan kami bisa mengamankan 3 poin," pungkasnya.***


