
Pandu Persada
PERSIB U16 harus mengakui keunggulan Malut United 3-4 pada gim ke-33 Grup B Elite Pro Academy (EPA) Super League 2025/26 di SPOrT Jabar Arcamanik, Kota Bandung, Sabtu, 25 April 2026.
Dalam pertandingan ini, PERSIB U16 tertinggal 0-2 di awal laha melalui gol Althaf Fabregas Lestaluhu menit 7 dan Ziad M. Bahri menit 15. Sebelum turun minum, Maung Ngora sempat menyamakan skor melalui gol balasan Kenjiro Emir Fasya menit 17 dan Emery Dhiazizie Ihsan menit 23.
Di babak kedua, Maung Ngora kembali tertinggal oleh gol Lyonel Musaling menit 62 dan Althaf menit 70. Di sisa pertandingan, , PERSIB hanya bisa menambah gol dari tendangan penalti Alsidqi M. Raffa Abubakar (80+2).
Meski kalah, pelatih PERSIB U16, Fachrul Ginanjar Sudarmadi mengatakan, tim asuhannya telah bermain lebih baik ketimbang pertandingan sebelumnya menghadapi Persis Solo, pekan lalu.
"Kalau secara permainan terlihat ada progres dari pertandingan sebelumnya. Di sini, pertandingan berjalan seimbang tapi harusnya, kami tidak banyak melakukan kesalahan yang akhirnya membuat lawan bisa mencuri gol," kata Fachrul setelah laga.
Di samping penampilan tim secara keseluruhan, Fachrul juga spesifik menilai penampilan pemain-pemain kelahiran 2011 yang diproyeksikan untuk mengambil peran di tim EPA musim depan.
Tercatat, ada tiga pemain kelahiran tahun 2011 yang tampil sejak menit pertama. Mereka adalah Ivan Aprialdo Rangkuti, Rakata Fauzi Abdillah dan M. Al Fathanah. Di daftar pemain pengganti ada Abdiel M. Belva Hadillah yang baru main di menit 80.
"Pemain kelahiran 2011 punya potensi, tapi mungkin yang perlu ditingkatkan adalah mental bertanding karena level EPA punya intensitas yang tinggi dan butuh konsistensi. Mereka punya modal yang bagus untuk musim depan," terangnya.***


