
Pandu Persada
PERSIB U16 kembali harus mengakui keunggulan PSIM Yogyakarta, kali ini dengan skor 0-3 pada gim ke-28 Grup B Elite Pro Academy (EPA) Super League 2025/26 di Stadion Gemilang Magelang, Jawa Tengah, Minggu, 12 April 2026.
Tiga gol kemenangan PSIM ke gawang PERSIB U18 dicetak Nicholas Sanjaya Pardosi menit 11, Pramudya Cahyana Putra (22) dan Radeska Meazza Putra Kurniawan (40).
Pelatih PERSIB U16, Fachrul Ginanjar Sudarmadi menyoroti mentalitas tim asuhannya yang dianggap sebagai faktor utama kekalahan. Setelah kalah 1-5 pada laga pertama, para pemainnya terlihat takut melakukan kesalahan.
"Hasil yang sangat disayangkan padahal kami sudah evaluasi dan coba memperbaiki. Mungkin ada hubungan dengan double game. Jadi, ketika kekalahan telak dialami, sulit untuk cepat bangkit lagi," terang Fachrul setelah pertandingan.
"Jangankan untuk memperbaiki penampilan dan fight lagi, untuk bermain pun mereka takut, takut melakukan kesalahan. Tapi sudah menjadi tugas kami tim pelatih untuk membina anak-anak jadi di Bandung nanti, kami akan perbaiki lagi segalanya," tambahnya.
PERSIB U16 sudah dipastikan takkan mampu maju ke babak final karena dengan raihan poin tim saat ini, yaitu 35, mustahil melampaui Persis Solo yang ada di posisi pertama (58) dalam empat laga tersisa.
"Situasi yang terpenting sekarang adalah untuk membangkitkan mental dan motivasi anak-anak sehingga mau memperbaiki penampilannya karena perjalanan mereka masih panjang. Sayang kalau terhenti di sini," pungkasnya.***


