
Reporter: Dikri Fadilah/Widya Rezalia Fikri (Magang) - Foto: Dikri Fadilah (Magang)
Antusiasme Bobotoh mewarnai Nobar Biru yang digelar di Grha PERSIB, Jalan Sulanjana No. 17, Kota Bandung, Minggu, 6 September 2026. Semangat kebersamaan dan rasa bangga terlihat dari Bobotoh yang berkumpul untuk memberikan dukungan kepada PERSIB pada laga perdana Super League 2026/2027 menghadapi PSM Makassar.
Nobar Biru menjadi salah satu pilihan bagi Bobotoh yang tidak mendapatkan tiket pertandingan atau belum berkesempatan menyaksikan langsung perjuangan Pangeran Biru dari tribun Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Meski tidak berada di stadion, dukungan dan atmosfer pertandingan tetap terasa di Grha PERSIB.
Nyanyian dan teriakan dukungan Bobotoh mengiringi jalannya pertandingan. Setiap peluang yang didapat PERSIB disambut antusias, sementara gol yang tercipta membuat suasana nobar semakin meriah.
Salah seorang Bobotoh yang hadir, Revy Fauzi Pebrian, mengaku keseruan Nobar Biru tidak jauh berbeda dengan atmosfer yang biasa dirasakan ketika menyaksikan pertandingan dari tribun. "Seru, karena banyak Bobotoh yang nonton di sini. Seru sambil nyanyi-nyanyi," katanya.
Namun, suasana sempat berubah ketika PERSIB harus tertinggal lebih dulu. PSM Makassar membuka keunggulan melalui Kodai Tanaka pada menit keenam. Revy pun mengaku cukup terkejut melihat PERSIB harus mengakhiri babak pertama dalam posisi tertinggal. "Agak kaget sendiri karena PERSIB tertinggal 1-0 di babak pertama," ujar Revy.
Memasuki babak kedua, suasana Nobar Biru kembali bergemuruh. PERSIB mampu menunjukkan karakter pantang menyerah dengan membalikkan keadaan melalui gol Patricio Matricardi pada menit ke, Balsa Sekulic menit 51, dan Uilliam Barros Pereira menit 82.
Kemenangan 3-1 tersebut akhirnya menjadi penutup sempurna bagi kebersamaan Bobotoh di Nobar Biru. Tiga poin yang diraih PERSIB pada laga pembuka Super League 2026/2027 pun disambut dengan suka cita.
Melalui Nobar Biru, pertandingan PERSIB dan PSM Makassar tidak sekadar menjadi tontonan. Kegiatan ini menjadi ruang bagi Bobotoh untuk berkumpul, bernyanyi, dan memberikan dukungan bersama kepada tim kebanggaan Kota Bandung.
Meski berada di luar stadion, semangat Bobotoh tetap terasa. Kebersamaan yang tercipta di Grha PERSIB menjadi bukti bahwa dukungan untuk Maung Bandung dapat hadir dari berbagai tempat dan tetap menyatukan Bobotoh dalam satu rasa.***


