
Reporter: Mohamad Ferza Yudhistama/Rahman Aditya (Magang) - Foto: Mohamad Ferza Yudhistama (Magang)
Antusiasme Bobotoh menyambut pertandingan perdana PERSIB pada Super League 2026/2027 kental terasa dalam gelaran Balad Nobar Biru di The Hallway Space, Jalan Jenderal A. Yani No. 221-223, Kota Bandung, Minggu, 6 September 2026.
Pertandingan PERSIB menghadapi PSM Makassar berlangsung penuh drama. Suasana nobar sempat dipenuhi ketegangan ketika Pangeran Biru harus tertinggal lebih dulu 0-1 melalui gol Kodai Tanaka pada menit keenam.
Namun, situasi berubah drastis setelah PERSIB bangkit pada babak kedua. Gol Patricio Matricardi pada menit ke-48 disambut riuh Bobotoh. Hanya berselang tiga menit, Balsa Sekulic membawa PERSIB berbalik unggul 2-1.
Euforia semakin memuncak ketika Uilliam Barros Pereira mencetak gol ketiga pada menit ke-82. Kemenangan 3-1 pun mengubah ketegangan sepanjang pertandingan menjadi pesta kemenangan di antara Bobotoh yang hadir.
Seorang Bobotoh, Egis, mengakui, pertandingan pembuka tersebut berlangsung seru, terlebih karena menjadi penanda dimulainya kembali perjuangan PERSIB di kompetisi liga. "Kesannya seru sih, rame. Apalagi pertandingan pertama ya, awal musim, terus seru juga, pokona rame," ujar Egis.
Menurutnya, suasana semakin pecah ketika pertandingan memasuki menit-menit akhir dan PERSIB berhasil mencetak gol tambahan. "Pertama, serunya pas menit-menit akhir. Itu yang bikin pecah, terus gol kedua. Dan rame lah, pokoknya pas gol itu rame," katanya.
Egis menilai mentalitas menjadi salah satu kunci penting dalam pertandingan tersebut. Menurutnya, para pemain PERSIB harus terus berjuang hingga pertandingan benar-benar berakhir. "Intinya mah mental. Kalau main PERSIB harus sampai selesai," katanya.
Kehebohan yang sama juga dirasakan Bobotoh lainnya, Ijal. Ia menyebut pertandingan berlangsung seru dan menegangkan, terutama setelah PERSIB mampu bangkit dari ketertinggalan. "Seru dan heboh," ujar Ijal.
Kemenangan dengan proses membalikkan keadaan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi Ijal. Ia bahkan menyebut perjuangan PERSIB sebagai sebuah remontada. "Wah, bangga. Satu remontada kan bangga itu," ucapnya.
Kemenangan 3-1 atas PSM Makassar akhirnya menjadi pembuka yang sempurna bagi PERSIB di Super League 2026/2027. Bagi Bobotoh yang hadir di Balad Nobar Biru, tiga poin tersebut terasa semakin istimewa karena dirayakan bersama dalam suasana penuh nyanyian, ketegangan, dan euforia.
Balad Nobar Biru pun kembali menunjukkan bahwa dukungan untuk PERSIB tidak selalu harus datang dari tribun stadion. Di mana pun Bobotoh berkumpul, semangat untuk mengawal perjuangan Maung Bandung tetap bisa terasa dan menjadi bagian dari perjalanan tim sepanjang musim.***


