
Reporter: M. Jatnika Sadili
PERSIB berusaha memaksimalkan waktu persiapan yang singkat sebelum menghadapi Persijap Jepara dalam lanjutan Super League 2026/2027. Pertandingan akan berlangsung di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Minggu, 20 September 2026, pukul 19.00 WIB.
Pelatih PERSIB, Igor Tolic, menyadari timnya menghadapi situasi yang tidak ideal. Setelah menjalani perjalanan panjang dari Seoul, Korea Selatan, skuadnya harus segera mengalihkan fokus untuk pertandingan berikutnya.
Kondisi tersebut semakin menantang karena PERSIB tidak memiliki kesempatan untuk menjalani latihan resmi di stadion sehari sebelum pertandingan. Musim ini, seluruh tim tidak mendapatkan fasilitas official training H-1 di stadion pertandingan.
Tolic pun memanfaatkan dua hari berada di Semarang untuk menggelar latihan dan menjaga kesiapan tim sebelum bertolak ke Jepara.
"Kami tiba di Semarang dan menggelar dua sesi latihan. Karena latihan resmi (official training) ditiadakan dan kami tidak bisa mencoba lapangan stadion, kami memanfaatkan dua hari di Semarang untuk berlatih di lapangan sekolah. Kami berharap kondisi rumput stadion besok dalam keadaan baik untuk permainan," kata Igor dalam sesi pre-match press conference, Sabtu, 19 September 2026.
Selain persoalan lapangan, kondisi kebugaran pemain juga menjadi perhatian utama tim pelatih. Padatnya jadwal pertandingan serta perjalanan lintas negara membuat proses pemulihan menjadi bagian penting dalam persiapan menghadapi Persijap.
Hingga 24 jam sebelum pertandingan, Tolic masih terus memantau kondisi para pemainnya. Keputusan mengenai komposisi pemain, termasuk siapa yang akan dipercaya tampil sejak menit pertama, akan ditentukan berdasarkan perkembangan kondisi kebugaran mereka.
"Kondisi pemain masih terus kami pantau. Kami memanfaatkan waktu 24 jam terakhir ini untuk pemulihan ekstra sebelum menentukan siapa yang siap tampil sejak menit awal besok," jelasnya.
Tolic juga memastikan PERSIB tidak akan menganggap remeh Persijap meskipun tim tuan rumah belum meraih poin dari dua pertandingan awal musim ini.
Pelatih asal Kroasia tersebut mengaku telah menyaksikan dua pertandingan Persijap. Menurutnya, hasil yang diraih Laskar Kalinyamat belum sepenuhnya mencerminkan kualitas permainan yang mereka tampilkan di lapangan.
"Saya sudah menyaksikan dua pertandingan awal mereka; mereka hanya kurang beruntung belum meraih poin, padahal permainan mereka sangat baik. Bertanding di Jepara selalu menjadi laga yang berat dan penuh tantangan," pungkasnya.***


