
Pandu Persada
PERSIB U18 hanya mampu bermain imbang 2-2 dengan Malut United pada gim ke-15 Grup B Elite Pro Academy (EPA) Super League 2025/26 di Stadion Marimoi, Tidore, Maluku Utara, Sabtu, 10 Januari 2026.
Tim Maung Ngora unggul lebih dulu berkat gol yang dibuat oleh Yohanes Dimas Gandrung menit 12 dan Supriyatna (29). Namun, Laskar Kie Raha bisa membalas lewat gol Abdi Rangga (53) dan Orgenes Liberti Hotjum (73).
Dengan hasil tersebut, PERSIB U18 mendapat tambahan satu poin menjadi 31 dan masih berada di posisi pertama klasemen sementara Grup B karena Borneo FC yang berada di posisi kedua baru akan melakukan pertandingan gim ke-15 pekan depan.
Pelatih PERSIB U18, Tito Agung Setiawan tak bisa menutup kekecewaan atas hasil yang diraih tim asuhannya. Ia menyebut, konsentrasi pemain menurun menjadi penyebab lahirnya gol kedua Malut United.
"Sangat disayangkan, seharusnya kami bisa meraih tiga poin pada pertandingan ini tapi akhirnya karena kelengahan di 15 menit terakhir, lawan bisa memanfaatkannya untuk menyamakan kedudukan," ungkap Tito setelah pertandingan.
Setelah terjadinya gol penyeimbang tuan rumah, Tito berupaya agar tim asuhannya bisa mencetak gol ketiga dengan melakukan tiga pergantian sekaligus di menit 80. Raffa Hafidz, Kahlil Alva Magani dan Supriyatna ditarik keluar untuk digantikan oleh Alvin Jamaludin, Hadad Aqwam Sajidan dan Fajryan Muhamad. Namun, hasilnya tak sesuai harapan.
"Dari pergantian, harapannya tim mendapat suntikan tenaga yang salah satunya ada di sisi penyerangan agar bisa membuat gol pembeda. Tapi ini akan jadi evaluasi dan semoga di pertandingan besok, kami dapat hasil yang lebih baik," tutupnya.***


