
Reporter: M. Jatnika Sadili
Pertandingan sengit bakal tersaji saat PERSIB menghadapi Persijap Jepara pada lanjutan Super League 2026/2027 di Stadion Gelora Bumi Kartini, Minggu, 20 September 2026, pukul 19.00 WIB. Pangeran Biru membawa misi ganda yaitu memburu tiga poin sekaligus memperbaiki catatan kurang memuaskan saat menghadapi Laskar Kalinyamat pada musim sebelumnya.
Persijap menjadi tim yang belum berhasil dikalahkan PERSIB pada dua pertemuan musim lalu. Salah satunya bahkan berlangsung di Jepara, ketika Maung Bandung harus pulang tanpa membawa poin.
Catatan tersebut membuat pertandingan kali ini memiliki arti tersendiri bagi PERSIB. Selain ingin melanjutkan momentum positif setelah meraih kemenangan 1-0 atas FC Seoul di AFC Champions League Two, PERSIB juga bertekad mendapatkan hasil berbeda dari lawatan sebelumnya ke Jepara.
Namun, target tersebut tidak akan mudah diwujudkan. Pelatih PERSIB, Igor Tolic, menilai, Persijap merupakan tim yang solid dan terorganisir. Meskipun Persijap belum memperoleh poin dari dua pertandingan awal musim ini, Tolic menilai hasil tersebut belum menggambarkan kualitas permainan mereka.
"Saya menonton dua pertandingan pertama mereka. Mereka sedikit kurang beruntung karena tidak mendapatkan poin, tetapi mereka bermain bagus. Jadi, ya, ini akan menjadi pertandingan yang sulit. Tim ini tangguh, sangat terorganisir dengan baik," kata Tolic.
Persijap juga memiliki keuntungan bermain di hadapan pendukung sendiri. Atmosfer Stadion Gelora Bumi Kartini diperkirakan menjadi salah satu tantangan bagi PERSIB, terlebih setelah menempuh perjalanan panjang dari Korea Selatan.
Tolic pun mengakui kondisi tersebut. Setelah menghadapi FC Seoul pada 16 September lalu, PERSIB harus segera melakukan pemulihan dan mempersiapkan diri menghadapi Persijap dengan waktu yang terbatas.
"Atmosfernya juga sangat bagus untuk bertanding melawan mereka, dan ya, kita lihat saja besok. Kami telah melakukan perjalanan jauh, kami mencoba memulihkan tenaga dalam dua hari ini, dan mari kita lihat apa yang terjadi besok," lanjutnya.
Di kubu tuan rumah, pelatih Persijap Jepara, Mario Lemos, juga menyadari kualitas PERSIB yang akan dihadapi. Menurutnya, Pangeran Biru memiliki kekuatan yang semakin matang dibandingkan musim sebelumnya.
Lemos menyoroti keberhasilan PERSIB mempertahankan sebagian besar skuad, kedatangan sejumlah pemain baru, serta pengalaman meraih gelar juara secara beruntun. Kemenangan di Korea Selatan pada laga AFC Champions League Two juga dinilainya memberikan tambahan kepercayaan diri bagi tim asuhan Tolic.
"PERSIB menurut saya lebih kuat dari musim lalu. Mereka mempertahankan sebagian besar pemainnya, merekrut Peralta, dan merekrut penyerang baru. Saya rasa mereka punya pengalaman tiga tahun berturut-turut menjuarai liga, mereka menang di Korea, dan itu akan memberi mereka rasa percaya diri," ucapnya.
Meski memberikan respek tinggi kepada PERSIB, Lemos memastikan Persijap tidak akan mengubah identitas permainan mereka. Bermain di kandang sendiri menjadi kesempatan bagi Laskar Kalinyamat untuk menunjukkan karakter sepak bola yang selama ini mereka bangun.
"Namun di Jepara, kami harus memainkan gaya permainan kami sendiri dan menghormati PERSIB. Kami harus memainkan gaya sepak bola kami, sepak bola Persijap Jepara. Hormati mereka, tetapi tetap mainkan gaya sepak bola kami," pungkasnya.***

