
Pandu Persada
PERSIB U20 kembali hanya mampu bermain imbang dengan Madura United pada gim ke-21 Grup B Elite Pro Academy (EPA) Super League 2025/26 di Madura United Training Ground, Pamekasan, Jawa Timur, Minggu, 1 Februari 2026. Jika sehari sebelumnya pertandingan berakhir imbang 2-2, kali ini 1-1.
Dalam pertandingan ini, PERSIB U20 unggul lebih dulu melalui tendangan penalti M. Akram Albar Hamdan pada menit 21, setelah Eriko Sulastiano dijatuhkan di kotak terlarang. Sementara, gol balasan tuan rumah dicetak Yanuar Eka Permana menit 44.
Tambahan satu angka menahan PERSIB U20 di peringkat kelima dengan mengoleksi 32 poin, tertinggal 13 angka dari Malut United FC yang berada di puncak klasemen sementara.
Pelatih PERSIB U20, Sabrun Hanapi menyikapi hasil imbang ini dengan mengapresiasi kerja keras seluruh pemain. Ia mengatakan, meski sulit, pemain, staf maupun tim pelatih menerima hasil itu dengan lapang dada.
"Ini pertandingan yang sulit, tapi semua pemain telah menunjukkan kerja keras dan semangat yang tinggi untuk memenangi pertandingan. Kami apresiasin itu dan akan perbaiki kekurangan dalam dua pertandingan ini di Bandung," kata Sabrun setelah laga.
Sabrun menegaskan, tim telah berjuang sekuat tenaga di sepanjang pertandingan. Sejumlah peluang terjadi di babak pertama seperti upaya Eriko Sulastiano dan Zulkifli Lukmansyah. Namun, tak ada gol lainnya bagi tim Maung Ngora.
"Tidak hanya saat imbang, ketika masih unggul pun kami berusaha menambah gol. Banyak peluang yang tercipta hingga menit-menit akhir pertandingan. Tapi inilah sepakbola. Yang pasti, kami tidak akan menyerah," pungkasnya.***


