
Reporter/Foto: Pandu Persada
PERSIB U18 membawa pulang satu poin dari lawatannya ke markas Persis Solo. Dalam pertandingan lanjutan Grup B Elite Pro Academy (EPA) ONE di Lapangan Sriwaru, Kota Surakarta, Jawa Tengah, Minggu, 1 November 2026, Maung Ngora bermain imbang 1-1 dengan tuan rumah.
PERSIB sempat tertinggal lebih dulu setelah Aditya Pasha Widyastara mencetak gol pada menit 12. Namun, keunggulan Persis tidak bertahan lama. Empat menit berselang, Gerard Anugrah Syamil berhasil menyamakan kedudukan sekaligus menjaga asa Maung Ngora untuk membawa pulang poin dari Solo.
Hasil imbang ini menjadi respons PERSIB U18 setelah pada pertemuan sehari sebelumnya harus mengakui keunggulan Persis dengan skor 2-4. Meski belum berhasil membalas kekalahan dengan kemenangan, asisten pelatih PERSIB U18, Dinan Muhsin Alghani, tetap mensyukuri tambahan satu poin tersebut.
"Kami tetap bersyukur yah alhamdulillah setelah kemarin tak bisa meraih poin, tapi hari ini bisa dapat poin walaupun hanya 1," kata Dinan setelah pertandingan.
Dinan menjelaskan, tim pelatih telah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penampilan sebelumnya. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menganalisis rekaman video pertandingan untuk mempelajari pola permainan Persis sekaligus menyiapkan strategi antisipasi.
Hasil evaluasi tersebut kemudian diterapkan dalam pertandingan kedua. PERSIB berusaha memperbaiki organisasi permainan dan menyiapkan variasi serangan. Kendati mampu menciptakan sejumlah peluang, Maung Ngora baru bisa menghasilkan satu gol.
"Kami melihat taktik tim lawan di pertandingan sebelumnya lalu menyiapkan antisipasi. Kami juga siapkan taktik penyerangan meskipun dari beberapa peluang, hanya bisa membuat satu gol. Itu akan jadi pelajaran untuk kami di pertandingan selanjutnya," terang Dinan.
Di luar hasil akhir, Dinan melihat adanya perkembangan positif dari para pemain, terutama dalam aspek mentalitas bertanding. Ia berharap peningkatan tersebut bisa terus dijaga agar PERSIB U18 tampil lebih baik pada pertandingan-pertandingan berikutnya.
"Lebih dari itu, kami juga melihat ada perkembangan dalam hal mentalitas bertanding dari anak-anak yang sudah lebih baik ketimbang pertandingan kemarin," pungkasnya.***


