
Reporter: Pandu Persada - Foto: Sutanto Nurhadi Permana
PERSIB U16 kembali menunjukkan dominasinya atas Arema FC. Pada pertandingan lanjutan Grup B Elite Pro Academy (EPA) ONE di SPOrT Jabar, Arcamanik, Kota Bandung, Minggu, 8 November 2026, Maung Ngora sukses meraih kemenangan telak 5-1.
Winger PERSIB U16, Rangga Pasha Athaayasyah, menjadi bintang kemenangan dengan mencetak hattrick pada menit ke-18, 37, dan 66. Dua gol lainnya disumbangkan Dirga Agung Budiarta pada menit ke-26 serta Azkha Pradipta Valdano pada menit ke-58. Sementara itu, Arema FC hanya mampu membalas satu gol melalui Enzi Abdillah Hafiz pada menit ke-68.
Kemenangan ini sekaligus melengkapi hasil positif PERSIB U16 setelah pada pertemuan sebelumnya juga berhasil menundukkan Arema FC dengan skor 3-1.
Tambahan tiga poin membuat PERSIB U16 semakin mantap di peringkat kedua klasemen sementara Grup B dengan koleksi 24 poin. Maung Ngora kini hanya terpaut satu poin dari Borneo FC yang masih memimpin klasemen. Sementara itu, Arema FC tertahan di peringkat keenam dengan delapan poin.
Pelatih PERSIB U16, Agi Maulana, mengaku puas dengan penampilan anak asuhnya. Ia melihat adanya perkembangan positif, terutama dalam hal kekompakan dan soliditas permainan tim dibandingkan pertandingan sebelumnya.
"Alhamdulillah, kami bisa kembali mengamankan hasil maksimal sesuai dengan target di awal. Apresiasi kepada seluruh pemain yang sudah menunjukkan perkembangan dan bermain lebih solid sebagai sebuah tim," kata Agi setelah laga.
Meski kembali meraih kemenangan dengan skor besar, Agi menegaskan masih ada sejumlah aspek yang perlu dibenahi. Salah satu perhatian utamanya adalah kedisiplinan pemain ketika menjalankan transisi permainan, khususnya saat beralih dari menyerang ke bertahan.
Menurutnya, kelengahan dalam menjaga organisasi pertahanan memberikan kesempatan kepada Arema FC untuk mencetak gol. Hal tersebut menjadi bahan evaluasi penting sebelum PERSIB U16 menjalani pertandingan berikutnya.
"Dari evaluasi di pertandingan ini, anak-anak masih belum cukup disiplin dalam bertahan, yang membuat tim lawan akhirnya bisa mencetak gol. Kami akan perbaiki lagi hal ini jelang ke Samarinda pekan depan," ujarnya.***


