
Reporter: Pandu Persada - Foto: Fernando Hero
PERSIB U16 meraih kemenangan tipis 1-0 atas Persijap Jepara pada pertandingan lanjutan Grup B Elite Pro Academy (EPA) ONE di Stadion Arcamanik, Kota Bandung, Sabtu, 24 Oktober 2026. Gol tunggal kemenangan Maung Ngora dicetak Febri Ardiyan Permana pada menit ke-44.
Tambahan tiga poin menempatkan PERSIB U16 di peringkat ketiga klasemen sementara dengan mengumpulkan nilai 9.
Pelatih PERSIB U16, Agi Maulana, mensyukuri hasil tersebut. Meski hanya menang dengan selisih satu gol, ia menilai para pemain telah memenuhi target utama dalam pertandingan kandang, yakni mengamankan poin maksimal.
"Alhamdulillah, sesuai target yang saya selalu sampaikan kepada anak-anak ketika main di home, kami harus menyelesaikan pertandingan dengan mendapatkan poin maksimal," kata Agi setelah pertandingan.
Namun, kemenangan tersebut juga menghadirkan tantangan bagi PERSIB U16 menjelang pertandingan berikutnya pada Minggu, 25 Oktober 2026. Maung Ngora dipastikan kehilangan Repindo Kadafi setelah pemain tersebut menerima kartu merah pada menit 90+3 karena melanggar pemain Persijap untuk menghentikan serangan lawan.
Selain kehilangan Repindo, Agi mengungkapkan timnya menghadapi sejumlah kendala terkait kondisi pemain, mulai dari akumulasi kartu hingga cedera. Situasi tersebut membuat persiapan menghadapi pertandingan berikutnya menjadi lebih menantang.
"Kemenangan harus dibayar mahal dengan ada beberapa pemain yang kena akumulasi serta cedera dan situasi beberapa pemain lainnya yang belum bisa mengimbangi. Tapi, kami tetap akan tampil maksimal besok," terangnya.
Kemenangan atas Persijap juga menjadi catatan tersendiri bagi PERSIB U16. Berbeda dari pertandingan sebelumnya, Maung Ngora kali ini hanya mampu mencetak satu gol. Agi mengakui, komposisi pemain yang diturunkan bukanlah susunan yang biasa ia andalkan.
Sejumlah pemain PERSIB U16 saat ini tengah memperkuat PERSIB U15 di ajang Piala Soeratin. Kondisi tersebut membuat tim pelatih harus memberikan kesempatan kepada pemain pengganti, yang dinilai masih membutuhkan waktu untuk menyamai performa rekan-rekannya.
Agi berharap para pemain tidak menjadikan target kemenangan sebagai beban, melainkan motivasi untuk terus meningkatkan kualitas permainan.
"Karena ada target kepada pemain, seharusnya tidak menjadi beban, tapi terlihat seperti sebuah penurunan. Di sini kami tanpa sejumlah pemain karena memperkuat PERSIB U15 di Piala Soeratin sementara penggantinya belum bisa mengimbangi," bebernya.***


