
Reporter: Endan Suhendra
PERSIB kembali menegaskan komitmennya dalam membangun fondasi tim yang kuat dan berkelanjutan dengan resmi memperpanjang kontrak Kakang Rudianto hingga 2029. Bek muda asal Cianjur yang lahir pada 2 Februari 2003 tersebut akan terus menjadi bagian dari perjalanan Pangeran Biru setelah menyepakati kontrak baru berdurasi tiga tahun.
Keputusan mempertahankan Kakang merupakan bagian dari strategi PERSIB dalam menjaga kesinambungan skuad, sekaligus memberikan kepercayaan kepada pemain-pemain muda yang telah menunjukkan kualitas, karakter, dan konsistensi bersama tim.
Deputy CEO PT PERSIB Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, mengatakan bahwa rekomendasi tim pelatih menjadi dasar utama dalam proses perpanjangan kontrak tersebut. Menurutnya, Kakang mampu membuktikan diri sebagai pemain yang terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi tim.
"Prinsipnya, tim pelatih merasa puas dengan kontribusi Kakang selama ini. Meski awalnya bermain untuk memenuhi regulasi pemain muda, Kakang selalu mampu menunjukkan kualitas dan performa terbaik setiap kali mendapatkan kepercayaan. Konsistensi, etos kerja, serta kemauannya untuk terus berkembang menjadi nilai penting yang membuat kami yakin mempertahankannya," ujar Adhitia.
Lebih dari sekadar mempertahankan salah satu pemain belakang andalan, perpanjangan kontrak ini juga menjadi wujud nyata komitmen PERSIB terhadap pembinaan pemain secara berjenjang. Kakang merupakan representasi keberhasilan jalur pembinaan yang dibangun klub, mulai dari Akademi PERSIB hingga mampu menjadi bagian penting di tim senior.
"Kakang adalah contoh bahwa proses pembinaan yang dilakukan PERSIB mampu melahirkan pemain berkualitas. Kami ingin terus memberikan ruang bagi talenta-talenta muda untuk bertumbuh, berkembang, dan menjadi tulang punggung tim di masa depan," tegas Adhitia.
Perjalanan Kakang bersama PERSIB dimulai saat ia dipromosikan dari Akademi PERSIB ke tim senior pada musim Liga 1 2021/22 di bawah arahan pelatih Robert Alberts. Debutnya langsung mencuri perhatian. Pada usia 18 tahun 361 hari, Kakang tampil sebagai starter menghadapi Persikabo 1973 di Stadion Ngurah Rai, Denpasar, Bali, pada 29 Januari 2022.
Momen tersebut semakin istimewa karena Kakang mencetak gol tunggal yang memastikan kemenangan 1-0 bagi PERSIB dalam kompetisi yang saat itu digelar dengan sistem bubble di tengah pandemi Covid-19.
Seiring berjalannya waktu, perkembangan performanya terus terlihat. Di bawah kepemimpinan Luis Milla hingga Bojan Hodak, Kakang mampu menjaga konsistensi dan terus mendapatkan kepercayaan untuk tampil. Kontribusinya turut menjadi bagian dari perjalanan bersejarah PERSIB meraih tiga gelar juara Liga 1 secara beruntun pada musim 2023/24, 2024/25, dan 2025/26.
Selama membela PERSIB, Kakang telah mencatatkan 79 penampilan di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia dengan torehan satu gol. Ia juga mengoleksi enam penampilan di ajang AFC Champions League Two pada musim 2024/25 dan 2025/26, menambah pengalaman berharganya di level kompetisi Asia.
Perpanjangan kontrak hingga 2029 menjadi babak baru dalam perjalanan Kakang bersama klub yang telah menjadi bagian dari cita-citanya sejak kecil. PERSIB percaya, dengan usia yang masih muda dan ruang perkembangan yang masih terbuka lebar, Kakang akan terus memberikan kontribusi terbaik bagi tim serta menginspirasi generasi berikutnya dari Akademi PERSIB.
"Terus berkembang, terus menjaga semangat belajar, dan lanjutkan perjuangan untuk selalu memberikan yang terbaik bagi PERSIB. Kami percaya perjalanan Kakang bersama PERSIB masih akan menghadirkan banyak cerita dan prestasi," tutup Adhitia.***


