
Muhammad Jatnika Sadili
PERSIB menjadi tim paling minim kebobolan sepanjang putaran pertama Super League 2025/26. Dari 17 pertandingan yang dimainkan, PERSIB kebobolan 11 kali. Pangeran Biru hanya kebobolan satu gol dari 8 pertandingan kandang yaitu saat menjamu Borneo FC.
Sebagai tim yang paling sedikit kebobolan, PERSIB mengungguli Persija Jakarta dan Persita Tangerang yang sama-sama sudah kebobolan 14 gol. Di posisi berikutnya ada Borneo FC dan Persebaya Surabaya dengan 16 kali kebobolan.
Statistik ini menunjukkan jika PERSIB memiliki lini pertahanan yang solid. Pelatih PERSIB Bojan Hodak mengatakan, penting punya tim yang memiliki pertahanan baik.
"Jika melihat hasil dan klasemen, tentu yang paling penting adalah pertahanan berjalan dengan baik. Jadi sejauh ini pertahanan kami yang terbaik di liga, tentu saja ini adalah kunci (keberhasilan)," kata Hodak.
Hanya saja dari sisi penyerangan, PERSIB yang mencetak 27 gol kalah produktif dari Malut United (33), Persija (32), Borneo FC (31). Karena sama pentingnya dengan lini pertahanan, lini serang tentu saja akan menjadi bahan evaluasi.
"Karena serangan bisa memenangkan pertandingan. Tapi pertahanan juga bisa memenangkan gelar juara," tegasnya.***


