
Reporter: Pandu Persada
Perjalanan PERSIB di panggung Asia kembali dimulai. Menyambut keikutsertaan Maung Bandung pada AFC Champions League Two (ACL Two) 2026/27, PERSIB memperkenalkan jersey khusus yang akan dikenakan sepanjang kiprah tim pada kompetisi antarklub Asia tersebut.
Mengusung semangat "Edankeun di Asia", jersey ini menjadi representasi tekad PERSIB untuk membawa identitas Bandung sekaligus kebanggaan Indonesia ke panggung yang lebih luas. Bagi PERSIB, perjalanan ke Asia bukan hanya tentang pertandingan dan hasil akhir, tetapi juga tentang sejarah, identitas, dukungan Bobotoh, serta tanggung jawab untuk memberikan kemampuan terbaik ketika membawa nama Indonesia.
"Edankeun di Asia" bukan sekadar slogan. Seruan yang selama ini akrab terdengar dari Bobotoh untuk memberikan semangat kepada Beckham Putra dan kawan-kawan tersebut kini diwujudkan melalui jersey yang menjadi bagian dari perjalanan PERSIB di Asia.
PERSIB lahir dan tumbuh dari Bandung. Identitas tersebut menjadi bagian yang melekat dalam setiap langkah Maung Bandung. Namun, ketika memasuki panggung Asia, kebanggaan yang dibawa PERSIB menjadi lebih luas. Sebagai wakil Indonesia di kompetisi antarklub Asia, PERSIB membawa harapan masyarakat Indonesia, sekaligus dukungan Bobotoh yang senantiasa menyertai perjalanan tim, baik di dalam maupun di luar Bandung.
Perjalanan ini juga akan dibersamai oleh Indofood melalui Indomie, yang kembali mendukung PERSIB di kompetisi Asia musim 2026/2027 untuk ketiga kalinya secara berturut-turut.
Deputy CEO PT PERSIB Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, mengatakan perjalanan PERSIB di Asia merupakan kesempatan untuk kembali menunjukkan bahwa identitas lokal dapat berjalan bersama dengan semangat untuk berprestasi di level yang lebih tinggi.
"Bagi kami, tampil di Asia adalah sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab. PERSIB berangkat dari Bandung, tetapi ketika berada di panggung Asia, kami membawa harapan yang lebih luas. Karena itu, kami ingin menjalani perjalanan ini dengan rendah hati, bekerja sebaik mungkin, dan terus belajar dari setiap pertandingan. Kami juga bersyukur karena perjalanan ini tidak kami jalani sendiri. Ada Bobotoh yang selalu memberikan dukungan, serta para mitra yang terus berjalan bersama PERSIB. Semoga kebersamaan ini menjadi energi positif bagi tim untuk memberikan yang terbaik dan membuat masyarakat Indonesia bangga," ujar Adhitia.
Setelah mencatat sejarah sebagai tiga kali juara Liga Indonesia secara beruntun, PERSIB kembali menghadapi tantangan di level Asia pada musim ketiga kiprahnya di ACL Two. Kompetisi ini menjadi kesempatan bagi Maung Bandung untuk menguji kemampuan, menambah pengalaman, dan menunjukkan karakter PERSIB di tengah persaingan klub-klub Asia.
Jersey "Edankeun di Asia" hadir dalam dua varian, yaitu Home dan Away. Pada jersey Home, warna Biru tetap menjadi identitas utama yang merepresentasikan kesetiaan dan hubungan kuat PERSIB dengan Bobotoh. Warna tersebut membawa sejarah, harapan, dan semangat yang terus diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.
Sementara itu, jersey Away hadir dalam warna Putih yang merepresentasikan ketulusan dan kesetiaan dukungan yang tidak mengenal batas. Dukungan Bobotoh tidak berhenti ketika PERSIB meninggalkan Bandung, tetapi turut menyertai tim ketika tampil di berbagai tempat, termasuk di negeri seberang.
Kedua jersey tersebut menghadirkan grafis berbentuk perisai yang merepresentasikan keteguhan dan kesungguhan dalam menghadapi setiap tantangan. Elemen ini sekaligus menjadi simbol semangat PERSIB untuk terus berjuang dan menjaga identitasnya di tengah persaingan.
Dari sisi material, jersey ACL Two 2026/27 menggunakan Jacquard yang dirancang untuk memberikan kombinasi kekuatan, bobot yang ringan, elastisitas, serta kenyamanan ketika dikenakan dalam aktivitas pertandingan.
Karakteristik tersebut semakin terlihat melalui struktur rajutan 3D pada materialnya. Jika diperhatikan lebih dekat, terdapat titik-titik kecil yang saling terhubung satu sama lain. Detail ini membawa makna tentang perjalanan PERSIB, bahwa setiap elemen menjadi bagian dari keseluruhan yang lebih besar. Pemain, pelatih, klub, Bobotoh, Bandung, mitra, dan masyarakat Indonesia saling terhubung dalam satu perjalanan.
Satu titik mungkin terlihat kecil. Namun ketika terhubung, ia menjadi kekuatan. Semangat untuk tetap membawa identitas asal juga diwujudkan melalui kehadiran warna Hijau, Kuning, dan Biru sebagai detail pada jersey. Warna-warna tersebut menjadi pengingat bahwa sejauh apa pun PERSIB melangkah, perjalanan Maung Bandung tetap berakar di Bandung.
Karena itu, "Edankeun di Asia" menjadi lebih dari sekadar nama jersey. Ia merupakan simbol keberanian untuk melangkah lebih jauh dengan tetap membawa akar, sejarah, dan nilai yang menjadi fondasi PERSIB.
Perjalanan ACL Two 2026/27 membutuhkan persiapan, kerja keras, dan keberanian untuk memberikan kemampuan terbaik. Di balik perjuangan tersebut, dukungan Bobotoh dan kebersamaan dengan para mitra menjadi energi yang menyertai Maung Bandung.
Kini saatnya kembali merapatkan barisan dan berjalan bersama PERSIB. "Edankeun di Asia" adalah semangat untuk berani melangkah lebih jauh, tanpa melupakan dari mana perjalanan ini bermula.
Dukungan terhadap PERSIB dapat diwujudkan melalui penggunaan jersey dan merchandise original PERSIB. Selain menjadi bagian dari identitas dan kebanggaan sebagai Bobotoh, penggunaan produk resmi juga merupakan bentuk dukungan nyata terhadap klub dan keberlangsungan ekosistem PERSIB.
Jersey "Edankeun di Asia" dibanderol dengan harga Rp999.000 dan sudah tersedia dalam kondisi ready stock di seluruh cabang PERSIB Store dan jaringan mitra PERSIB. Bobotoh juga dapat memperoleh jersey tersebut melalui kanal resmi PERSIB Official Store di e-commerce.
Dengan ketersediaan tersebut, Bobotoh kini dapat langsung mendapatkan jersey "Edankeun di Asia" dan menjadi bagian dari perjalanan PERSIB di panggung Asia.
Dari Bandung, membawa semangat Indonesia ke Asia.
Edankeun di Asia.***


