
Pandu Persada
Komitmen PERSIB dalam menghadirkan dampak positif bagi masyarakat terus berlanjut melalui Positive Movement. Kali ini, bersama Grey Art Gallery, PERSIB menghadirkan kegiatan bertajuk "Sabtu Bersama Ayah" yang digelar dalam rangkaian Cultura PERSIB di Grey Art Gallery, Jalan Braga No. 47, Kota Bandung, Sabtu, 4 Juli 2026.
Mengusung semangat bahwa sepak bola dapat menjadi medium untuk menghadirkan perubahan positif, kegiatan ini mengajak para ayah meluangkan waktu berkualitas bersama putra-putrinya melalui aktivitas seni. Lebih dari sekadar mewarnai, "Sabtu Bersama Ayah" menjadi ruang kebersamaan yang mempererat hubungan keluarga sekaligus menumbuhkan kreativitas, komunikasi, dan kenangan yang akan terus melekat bagi setiap peserta.
Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari berbagai inisiatif Positive Movement yang sebelumnya diwujudkan melalui kegiatan bersepeda bersama komunitas Bike to Work Indonesia pada 29 Juni 2026 dan aksi donor darah bersama PMI Kota Bandung pada 2 Juli 2026. Beragam kolaborasi tersebut menunjukkan komitmen PERSIB untuk terus menghadirkan gerakan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, baik melalui olahraga, aksi kemanusiaan, maupun seni dan budaya.
Sebanyak 18 anak, didampingi ayah mereka yang berasal dari kalangan karyawan PT PERSIB Bandung Bermartabat dan perwakilan Bobotoh, mengikuti kegiatan mewarnai menggunakan krayon di atas media gambar. Suasana hangat dan penuh kebersamaan yang tercipta menjadi gambaran bahwa sepak bola mampu menghadirkan ruang perjumpaan yang mempererat hubungan antargenerasi di luar pertandingan.
Manajer dan Komisaris PT PERSIB Bandung Bermartabat, H. Umuh Muchtar, menyampaikan apresiasi kepada Grey Art Gallery atas kolaborasi yang menghadirkan pengalaman bermakna bagi keluarga besar PERSIB dan Bobotoh.
"Ini kerja sama yang luar biasa antara PERSIB dan Grey. Semoga tidak hanya sampai di sini, tetapi dapat terus berlanjut melalui berbagai kegiatan positif lainnya. Terima kasih kepada Grey, Bobotoh yang sudah hadir, para karyawan, dan tentu anak-anak yang hari ini telah membuat suasana menjadi begitu hangat," ujar Umuh.
Owner Grey Art Gallery, Elia Yoesman, turut menyampaikan bahwa seni dan sepak bola memiliki kesamaan sebagai bahasa universal yang mampu menyatukan banyak orang serta membangun kedekatan antarmanusia, dimulai dari lingkungan keluarga.
"PERSIB dan Grey ingin menunjukkan bahwa sepak bola dan seni sama-sama memiliki kekuatan untuk menyatukan, menghadirkan ruang interaksi yang hangat, serta menciptakan pengalaman yang akan terus dikenang bersama," kata Elia.
Semangat kolaborasi antara seni dan sepak bola juga tercermin melalui penampilan seniman lokal Toni Masdiono yang menghadirkan proses live drawing dua pemain baru PERSIB, Ragnar Oratmangoen dan Gakuto Notsuda. Proses kreatif tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung sekaligus memperlihatkan bagaimana seni dapat menjadi medium untuk merayakan perjalanan dan identitas PERSIB.
Pada kesempatan yang sama, PERSIB juga memperkenalkan Ragnar Oratmangoen dan Gakuto Notsuda kepada publik sebagai bagian dari penguatan skuad menghadapi musim 2026/2027. Kehadiran keduanya diharapkan dapat menambah kualitas tim dalam menghadapi tantangan kompetisi yang semakin kompetitif, baik di Super League, Piala Indonesia, ASEAN Club Championship, maupun AFC Champions League Two.
Umuh berharap kehadiran kedua pemain tersebut mampu membawa PERSIB terus berkembang dan meraih prestasi yang lebih tinggi pada musim mendatang.
"Semoga dengan tambahan dua pemain ini PERSIB bisa semakin berprestasi. Terima kasih atas dukungan yang selama ini terus diberikan oleh Bobotoh. Tantangan musim depan akan semakin besar. Karena itu, kami berharap kebersamaan dan dukungan ini terus mengiringi perjalanan PERSIB di setiap langkah," ungkapnya.
Hasil live drawing karya Toni Masdiono selanjutnya dipamerkan di Grey Art Gallery sebagai bagian dari Cultura PERSIB, sehingga dapat dinikmati oleh masyarakat dan Bobotoh yang berkunjung. Sementara itu, lembar ilustrasi wajah Ragnar Oratmangoen dan Gakuto Notsuda juga dibagikan kepada pengunjung di kawasan Jalan Braga untuk diwarnai bersama keluarga, sehingga semangat kebersamaan yang diusung dalam "Sabtu Bersama Ayah" dapat terus meluas dan dirasakan oleh masyarakat.
Melalui Positive Movement, PERSIB meyakini bahwa keberhasilan sebuah klub tidak hanya diukur dari prestasi di lapangan, tetapi juga dari kontribusinya dalam menghadirkan manfaat bagi masyarakat. Bersama para mitra, komunitas, Bobotoh, dan keluarga besar PERSIB, gerakan ini diharapkan terus tumbuh sebagai ruang kolaborasi yang menginspirasi, mempererat kebersamaan, serta menghadirkan dampak positif yang berkelanjutan bagi Kota Bandung dan sepak bola Indonesia.***


