
Muhammad Jatnika Sadili - Fotografer: Sutanto Nurhadi Permana
PERSIB kembali menghadirkan cara yang berbeda dalam memperkenalkan amunisi barunya. Melalui semangat Positive Movement, klub kebanggaan Jawa Barat ini memperkenalkan Mariano Peralta dalam acara bertajuk "Bawa Jagoan Baru di Saung Angklung Udjo" yang digelar di Saung Angklung Udjo, Minggu, 19 Juli 2026.
Lebih dari sekadar seremoni penyambutan pemain baru, kegiatan ini menjadi wujud komitmen PERSIB untuk menghubungkan sepak bola dengan pelestarian budaya. Dipilihnya Saung Angklung Udjo sebagai lokasi acara mencerminkan penghormatan PERSIB terhadap angklung, warisan budaya dunia asal Tatar Sunda yang tumbuh dan berkembang di tanah kelahiran klub, Kota Bandung, Jawa Barat.
Melalui kolaborasi ini, PERSIB ingin menegaskan bahwa sepak bola tidak hanya mampu menyatukan masyarakat di dalam stadion, tetapi juga menjadi medium untuk memperkenalkan, merawat, dan membanggakan identitas budaya daerah kepada generasi masa kini dan mendatang.
Hadir dalam kegiatan tersebut Manajer sekaligus Komisaris PT PERSIB Bandung Bermartabat, Umuh Muchtar, Komisaris PT PERSIB Bandung Bermartabat, Kuswara S. Taryono, serta Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan.
Suasana berlangsung hangat dan penuh kebersamaan. Para tamu tidak hanya menikmati pertunjukan khas Saung Angklung Udjo, tetapi juga diajak berpartisipasi memainkan angklung secara bersama-sama. Momen tersebut berpuncak saat seluruh peserta memainkan dan menyanyikan lagu Tanah Airku dan beberapa lagu hits lain yang menghadirkan harmoni yang mempertemukan semangat olahraga, kebudayaan, dan kecintaan terhadap Indonesia.
Manajer sekaligus Komisaris PT PERSIB Bandung Bermartabat, Umuh Muchtar, menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi yang terjalin antara PERSIB dan Saung Angklung Udjo. Menurutnya, sinergi ini menjadi langkah positif yang diharapkan dapat memberikan manfaat bagi kedua belah pihak sekaligus memperkuat kebanggaan terhadap budaya Sunda.
"Mudah-mudahan Saung Udjo akan terus berkembang dan semakin baik. Saya bangga karena ini merupakan kesenian buhun yang harus kita jaga bersama. Saya sangat menikmati penampilan luar biasa yang ditampilkan Saung Angklung Udjo," ujar Umuh.
Apresiasi juga datang dari Direktur Utama Saung Angklung Udjo, Taufik Hidayat. Ia menilai kolaborasi bersama PERSIB menjadi energi baru dalam memperkenalkan budaya Sunda kepada masyarakat melalui pendekatan yang dekat dengan generasi muda.
"Kami sangat mengapresiasi kepedulian PERSIB. Kolaborasi ini menjadi angin segar dan energi baru bagi kami. Memperkenalkan pemain baru di sini adalah langkah yang sangat positif. Kami berharap para pemain baru ini juga bisa merasakan harmoni Sunda dan membawa dampak positif bagi tim dan masyarakat," ungkap Taufik.
Angkat budaya lokal
Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, mengapresiasi inisiatif PERSIB yang menghadirkan penyambutan pemain baru dengan mengangkat nilai-nilai budaya lokal. Menurutnya, kegiatan tersebut menunjukkan bahwa sepak bola memiliki peran yang lebih luas sebagai ruang untuk memperkuat identitas, karakter, dan kebanggaan terhadap daerah.
"Hari ini kita tidak hanya menyambut seorang pemain baru, tetapi menyambutnya dengan cara yang sangat khas Jawa Barat, melalui kebudayaan Sunda di Saung Angklung Udjo. Ini menunjukkan bahwa sepak bola bukan hanya tentang pertandingan selama 90 menit, tetapi juga tentang identitas, budaya, dan kebanggaan terhadap daerah yang kita cintai," kata Erwan.
Ia juga memberikan apresiasi terhadap konsistensi PERSIB dalam menjalankan kampanye Positive Movement yang menghadirkan berbagai inisiatif sosial dan lingkungan di tengah masyarakat.
"Saya mengapresiasi PERSIB yang melalui program Positive Movement terus menghadirkan berbagai gerakan positif di tengah masyarakat. Kita telah melihat berbagai kegiatan yang menginspirasi, mulai dari donor darah, bersepeda bersama, gerakan beberesih lingkungan, hingga kampanye quality time bersama ayah," lanjutnya.
Erwan berharap kolaborasi serupa dapat terus diperluas sehingga semakin banyak masyarakat, khususnya generasi muda, yang terdorong untuk mengenal, mencintai, mempelajari, dan melestarikan kebudayaan Sunda sebagai bagian dari jati diri bangsa.
Melalui "Bawa Jagoan Baru di Saung Angklung Udjo", PERSIB kembali menegaskan bahwa setiap langkah klub tidak hanya berorientasi pada prestasi di atas lapangan, tetapi juga pada upaya menghadirkan dampak positif bagi masyarakat.
Sejalan dengan semangat Positive Movement, PERSIB percaya bahwa sepak bola dapat menjadi jembatan yang mempertemukan olahraga, budaya, pendidikan, dan nilai-nilai kebersamaan, sehingga mampu menginspirasi lebih banyak orang untuk terus bergerak, berkarya, dan menjaga warisan budaya Indonesia.***


