
Reporter: Pandu Persada - Foto: Fernando Hero
Kesabaran dan kerja keras akhirnya membuahkan hasil bagi bek muda PERSIB, Faris Abdul Hafizh. Setelah menanti selama hampir tiga musim sejak dipromosikan ke tim senior, pemain jebolan Akademi PERSIB itu akhirnya menjalani debut kompetitif bersama Pangeran Biru saat menghadapi Tampines Rovers FC pada laga terakhir Grup A Piala Presiden 2026 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jumat, 31 Juli 2026.
Bagi Faris, kesempatan tampil sebagai starter menjadi momen yang telah lama dinantikannya. Sejak promosi ke skuad utama pada musim 2023/24, ia terus bekerja keras mempersiapkan diri. Sempat kembali memperkuat tim Elite Pro Academy U-20 dan menjalani masa peminjaman ke Gresik United pada awal 2025, Faris tak pernah kehilangan keyakinan bahwa kesempatan itu suatu saat akan datang.
"Setelah penantian lama, alhamdulillah dikasih kepercayaan buat debut sejak menit pertama. Selama ini, saya memang selalu mempersiapkan untuk momen-momen ini. Terima kasih kepada tim pelatih atas kepercayaan yang diberikan," kata Faris, Sabtu, 1 Agustus 2026.
Kepercayaan yang diberikan pelatih Igor Tolic dijawab dengan penampilan yang cukup menjanjikan. Selain tampil disiplin menjaga lini pertahanan, Faris juga beberapa kali ikut membantu serangan. Ia sempat mengirim umpan matang dari sisi kanan kepada Ramon "Tanque" de Andrade Souza. Kemudian, ia juga mengirim bola berbahaya melalui sepak pojok yang disambut Uilliam Barros. Meski belum berbuah gol, kontribusi tersebut menunjukkan keberaniannya tampil di level tertinggi.
Laga tersebut akhirnya dimenangkan PERSIB dengan skor 1-0 berkat gol spektakuler Balsa Sekulic pada menit ke-82. Kemenangan itu memastikan Maung Bandung menyapu bersih tiga pertandingan fase grup, mengoleksi sembilan poin sempurna, sekaligus mempertahankan catatan tanpa kebobolan untuk melaju ke babak semifinal sebagai juara Grup A.
Faris berharap debutnya menjadi awal dari perjalanan yang lebih panjang bersama PERSIB. Pemain muda asal Bandung itu bertekad terus meningkatkan kualitas permainan agar dapat membalas kepercayaan tim pelatih dengan kontribusi yang lebih besar di pertandingan-pertandingan mendatang.
"Kepercayaan yang sangat besar dari tim pelatih, bahkan ketika ditunjuk untuk mengambil sepak pojok. Tentunya, kalau diberikan kesempatan lagi, saya siap berkontribusi lebih banyak untuk tim," pungkasnya.***


