
Pandu Persada - Foto: Sutan NP
PERSIB U16 mencatatkan kemenangan telak 8-1 atas PSIS Semarang pada laga perdana babak pendahuluan Grup B Elite Pro Academy (EPA) ONE di Stadion Arcamanik, Kota Bandung, Sabtu, 3 Oktober 2026.
Kapten tim Maung Ngora, Ivan Aprialdo Rangkuti mencetak trigol (9, 32, 46) sementara lima gol sisanya disumbangkan masing-masing oleh Rakata Fauzi Abdillah (34), Miftah Ali Andriansyah (37), Mahdine Sumanda (85, 88), Baihaqi Cesar Rahman (86). Gol PSIS dibuat oleh Jehove Keeve Nathanael Yuga (20).
Dengan hasil tersebut, PERSIB U16 untuk sementara memimpin klasemen di Grup B dengan nilai 3, sama dengan Persis Solo dan PSIM Yogyakarta di posisi kedua dan ketiga.
Pelatih PERSIB U16, Agi Maulana pun bersyukur atas kemenangan pada laga pembuka ini. Menurutnya, pencapaian ini diraih dengan berkat perjuangan para pemain di dalam melakoni persiapan selama tiga bulan terakhir.
"Alhamdulillah, ini hasil yang memuaskan tapi juga tidak mudah karena melalui proses yang panjang dengan latar belakang dan karakter pemain yang berbeda-beda. Memang dari segi skor, kami selalu tekankan kepada pemain untuk selalu optimal di setiap pertandingan," kata Agi setelah pertandingan.
Meski mampu mencatatkan kemenangan menang dengan skor besar pada laga perdana ini, Agi mencatat tim asuhannya masih memiliki titik lemah. Ia pun berharap, tim Maung Ngora bisa memeragakan permainan yang lebih baik pada game kedua esok.
"Yang utamanya dalam organisasi transisi ke bertahan. Kami melihat, koordinasi pemain dalam melakukannya masih belum berjalan dengan baik sehingga lawan pun bisa memanfaatkannya," ungkap Agi.
Tiga dari delapan gol tim PERSIB U16 pada pertandingan ini dibuat oleh pemain pengganti, terdiri dari dua gol Mahdine Sumanda dan satu gol Baihaqi Cesar Rahman. Agi pun senang dengan kontribusi para pemain yang tampil sebagai pengganti.
"Pergantian pemain di babak kedua sudah diatur oleh tim pelatih karena kami tidak hanya ingin kuat di pertandingan hari Sabtu saja, kami juga ingin kuat di pertandingan besok. Terlepas dari itu dalam segi kualitas individu pun, mereka tidak jauh berbeda," bebernya.***

