
Reporter: Raissa Amira Adawiyah (Magang) - Foto: Sutanto Nurhadi Permana
PERSIB akan menghadapi Manila Digger FC pada laga pendahuluan AFC Champions League Two (ACL Two) 2026/2027 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Senin, 31 Agustus 2026, pukul 19.00 WIB. Laga penting tersebut harus digelar tanpa kehadiran Bobotoh di dalam stadion.
Absennya Bobotoh tentu menjadi sesuatu yang disayangkan bagi kapten PERSIB, Marc Klok. Namun, kondisi tersebut tidak mengurangi fokus dan motivasi timnya untuk menuntaskan tugas memastikan langkah ke fase grup ACL Two.
Klok menyadari, ekspektasi terhadap PERSIB cukup tinggi setelah keberhasilan meraih gelar juara liga tiga musim secara beruntun. Kendati demikian, gelandang bernomor punggung 23 itu mengingatkan rekan-rekannya untuk tidak terlena dengan pencapaian musim lalu.
"Menurut saya, harapan dan ekspektasi setelah menjadi juara liga musim lalu merupakan hal yang wajar. Namun, kami juga tahu bahwa babak kualifikasi musim lalu melawan Manila, yang merupakan lawan yang sama, berlangsung sangat sulit," ujar Klok.
PERSIB kembali berhadapan dengan Manila Digger pada babak yang sama seperti musim sebelumnya. Pengalaman tersebut membuat Klok meminta timnya tetap waspada dan tidak memikirkan terlalu jauh apa yang akan terjadi setelah pertandingan.
Menurutnya, fokus utama PERSIB adalah menjalankan rencana yang telah disiapkan tim pelatih dan memastikan seluruh pemain mampu mengeksekusinya dengan baik di lapangan. "Jadi, kami tidak boleh terlalu percaya diri atau terlalu optimistis menghadapi babak grup atau apa pun yang akan kami hadapi setelah pertandingan besok. Kami harus tetap fokus pada pekerjaan dan tugas kami, serta menjalankan apa yang telah dipersiapkan oleh pelatih untuk kami," tegasnya.
Klok menilai seluruh pemain memiliki tanggung jawab besar untuk menjalankan instruksi tersebut. Sebab, kemenangan atas Manila Digger akan membuka jalan PERSIB untuk kembali bersaing di kompetisi antarklub Asia musim 2026/2027.
Namun, di balik persiapan teknis dan taktik, terdapat satu motivasi yang tidak kalah penting bagi Klok dan rekan-rekannya, yakni Bobotoh. Laga tanpa penonton membuat pemain PERSIB tidak dapat merasakan secara langsung dukungan dari tribun. Meski demikian, Klok ingin situasi tersebut tidak menjadi penghalang bagi tim untuk memberikan penampilan terbaik.
Ia berharap perjuangan PERSIB di lapangan tetap bisa menghadirkan kebahagiaan dan kebanggaan bagi Bobotoh yang menyaksikan pertandingan dari tempat lain. "Sayang sekali mereka tidak bisa datang untuk menyaksikan kami, tetapi kami akan melakukan yang terbaik untuk membuat mereka tetap merasa bahagia dan bangga. Itulah tugas kami," kata Klok.***


