
Muhammad Jatnika Sadili
Memasuki bulan Juli 2024, PERSIB melakukan banyak hal untuk menatap musim baru, Liga 1 2024/25. Salah satunya adalah melakukan penyegaran di beberapa posisi untuk memperkuat komposisi timnya.
Tiga pilar kunci yang turut berkontribusi mengantarkan PERSIB menjadi juara Liga 1 2023/2024, Alberto Rodriguez, Stefano Beltrame, dan Ezra Walian menyampaikan salam perpisahan. Selain mereka, PERSIB juga memberikan kesempatan kepada Arsan Makarin Al Haq untuk mendapatkan jam terbang dengan melepasnya ke klub Liga 2, PSPS Riau.
Bukan hanya pemain, asisten pelatih Goran Paulic pun memilih untuk tidak melanjutkan kebersamaan dengan PERSIB. Sebagai penggantinya, pelatih Bojan Hodak membawa rekan senegaranya, Igor Tolic.
Jika ada pemain yang keluar, tentu akan ada penggantinya. Hodak pun mendatangkan sejumlah wajah baru untuk mengarungi Liga 2024/25. Mateo Kocijan, Gustavo Franca, Dimas Drajad, Adam Alis Setyano, dan Mailson Lima direkrut untuk memertahankan kualitas tim setelah ditinggal pemain-pemain kunci.
Selain wajah baru tim, PERSIB juga memberikan kabar baik menjelang bergulirnya kompetisi. Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) resmi dikelola PT PERSIB Bandung Bermartabat selama 30 tahun ke depan.
Di balik kabar baik, ada hal yang membuat sedih. Persiapan minim tim untuk mengarungi turnamen Piala Presiden 2024 berdampak buruk kepada hasil. PERSIB tak lolos babak penyisihan grup setelah menderita dua kekalahan dari Borneo FC dan Persis Solo 0-1. Satu-satunya kemenangan PERSIB dengan skor 2-0 diraih dari PSM Makassar.
Bukan hanya tersingkir, PERSIB juga harus kehilangan Febri Hariyadi untuk waktu yang cukup lama karena mengalami cedera serius. Febri harus ditarik keluar saat membela PERSIB kontra Persis. Hingga saat ini pemain bernomor punggung 13 masih menjalani pemulihan.***


