
Pandu Persada
PERSIB bertekad meraih kemenangan saat menjamu Malut United pada pertandingan pekan ke-20 Super League musim 2025/26 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Jumat, 6 Februari 2026. Laga ini bukan sekadar perebutan tiga poin, tetapi juga momentum membalas kekalahan 0-2 pada pertemuan putaran pertama Desember lalu.
Tambahan poin penuh akan menjaga posisi PERSIB tetap di puncak klasemen sementara. Dukungan Bobotoh di kandang tentu menjadi energi besar, asalkan disalurkan dengan cara yang tepat dan bertanggung jawab.
PERSIB ingin memastikan pertandingan berjalan aman, nyaman, dan kondusif bagi semua pihak. Penggunaan flare, smoke bomb, petasan, serta tindakan lain yang berpotensi membahayakan justru bisa mengganggu jalannya pertandingan dan merugikan tim kebanggaan kita sendiri.
Karena itu, berikut panduan penting yang perlu diperhatikan Bobotoh sebelum, selama, dan setelah pertandingan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api.
Hal yang Wajib Dilakukan (Do's):
- Pastikan membeli tiket resmi hanya melalui PERSIB Apps untuk menghindari tiket palsu dan praktik percaloan.
- Persiapkan kebutuhan pribadi dengan baik, termasuk perlengkapan antisipasi cuaca.
- Datang lebih awal ke lokasi penukaran e-ticket agar terhindar dari antrean panjang.
- Tukarkan e-ticket dengan gelang penanda di lokasi yang ditentukan dan langsung kenakan di pergelangan tangan kiri. Mengabaikan ketentuan ini dapat berakibat tiket hangus.
- Ikuti seluruh proses pemeriksaan keamanan dengan tertib saat memasuki area stadion.
- Jaga ketertiban, kenyamanan, dan kebersihan lingkungan stadion.
- Perhatikan dan amankan barang-barang pribadi.
- Tunjukkan sikap saling menghormati, termasuk kepada perempuan dan kelompok rentan lainnya.
Hal yang Dilarang (Donts):
- Datang ke stadion tanpa tiket. Prinsip no ticket, no game berlaku tegas dan pengamanan akan mengembalikan siapa pun yang memaksakan diri masuk.
- Membawa atau menyalakan flare, suar, cerawat, bom asap, petasan, atau benda berbahaya lainnya di area stadion dan sekitarnya.
- Memasuki lapangan sebelum, selama, maupun setelah pertandingan. PERSIB telah menyiapkan hiburan dan rangkaian acara tanpa perlu turun ke lapangan.
- Melempar benda apa pun ke area lapangan.
- Membawa senjata tajam atau melakukan tindakan kekerasan.
- Memasang atau menampilkan atribut bernuansa provokatif, SARA, politik, atau keagamaan.
- Membawa atau mengonsumsi minuman keras serta narkoba.
- Menggunakan laser yang diarahkan ke pemain atau perangkat pertandingan.
- Mengoperasikan kamera profesional dari tribun mengarah ke lapangan.
- Melakukan pelecehan seksual atau tindakan tidak terpuji lainnya.
- Menyuarakan yel-yel rasis, ujaran kebencian, atau praktik politik dalam bentuk apa pun.
GBLA adalah rumah bersama. Menjaganya berarti menjaga PERSIB, dan pada akhirnya menjaga nama baik Kota Bandung. Dukungan terbaik dari Bobotoh bukan hanya soal suara lantang di tribun, tetapi juga sikap dewasa yang menciptakan atmosfer sepak bola yang aman, ramah, dan membanggakan.
Mari datang dengan tertib, dukung dengan penuh semangat, dan pulang dengan rasa bangga.
Bersama kita wujudkan stadion yang aman dan bermartabat.
#JagaGBLAJagaPERSIBJagaBandung.***


