
Reporter/Foto: Aldi Kurnia Febrian (Magang)
Kecintaan terhadap PERSIB mampu mempertemukan Bobotoh dari berbagai daerah. Ketika kesempatan menyaksikan langsung pertandingan di stadion tidak didapatkan, dukungan pun tetap mengalir melalui Balad Nobar Biru yang secara resmi dikelola PERSIB.
Hal itu salah satunya dirasakan Bagas dan Lestari. Pasangan asal Bekasi tersebut sengaja datang ke Bandung untuk merasakan atmosfer menyaksikan pertandingan PERSIB bersama Bobotoh lainnya. Keduanya mengikuti Balad Nobar Biru di Sky Tree Coffee and Eatry, Jalan RE Martadinata No. 217, Kota Bandung, Minggu, 6 September 2026.
Sebelumnya, Bagas dan Lestari memang telah merencanakan perjalanan ke Bandung untuk menyaksikan langsung pertandingan PERSIB. Namun, tiket pertandingan yang sold out membuat keduanya harus mengubah rencana.
Alih-alih membatalkan perjalanan, mereka justru memilih tetap datang ke Bandung dan mendukung PERSIB melalui Balad Nobar Biru.
"Emang udah direncanain. Kalau enggak dapat tiket PERSIB, ya mau enggak mau harus ke Bandung nobar, karena emang 'kan fanatik," ujar Bagas.
Perjalanan dari Bekasi ke Bandung sekaligus dimanfaatkan keduanya untuk menghabiskan akhir pekan bersama keluarga. Bagi Bagas dan Lestari, perjalanan tersebut menjadi pengalaman tersendiri karena mereka dapat menyaksikan pertandingan di tengah suasana kebersamaan Bobotoh di Bandung.
Keduanya memang sudah cukup sering mengikuti kegiatan nobar di Bekasi. Namun, Balad Nobar Biru menjadi pengalaman pertama bagi mereka mengikuti nobar PERSIB di Bandung. Kehadiran puluhan hingga ratusan Bobotoh yang larut dalam pertandingan membuat suasana terasa berbeda. "Beda banget, bawa anak jauh-jauh, enggak nyangka sih serame ini," kata Bagas.
Tidak hanya atmosfer, fasilitas tempat penyelenggaraan Balad Nobar Biru juga mendapat apresiasi. Bagas menilai Sky Tree Coffee and Eatry memberikan kenyamanan selama pertandingan berlangsung. Kualitas audio dan siaran pertandingan turut membuat pengalaman menonton terasa semakin maksimal. "Ya sangat baik, bagus juga tempatnya. Sangat rekomendasi pokoknya," tuturnya.
Bagi Bagas dan Lestari, perjalanan dari Bekasi menuju Bandung akhirnya terasa sepadan. Mereka tidak hanya mendapatkan kesempatan menyaksikan perjuangan PERSIB, tetapi juga merasakan langsung bagaimana dukungan Bobotoh menyatu dalam satu tempat.
Pengalaman tersebut bahkan membuat keduanya tertarik untuk kembali mengikuti Balad Nobar Biru pada kesempatan berikutnya. "Tertarik, pasti datang lagi. Pasti, soalnya seru juga," ucap Bagas.
Sebagai informasi, Balad Nobar Biru adalah program kolaborasi resmi dari PERSIB yang mengajak para pemilik kafe dan restoran untuk menjadi titik kumpul resmi nonton bareng (nobar) pertandingan PERSIB.
Program ini bertujuan menghadirkan pengalaman mendukung PERSIB secara inklusif dan membangun ekosistem yang saling menguntungkan antara klub, suporter (Bobotoh), dan pelaku usaha.
Melalui Balad Nobar Biru, tempat usaha yang terpilih mendapatkan lisensi resmi nobar selama satu musim penuh, materi promosi, serta eksposur dari PERSIB.***


