
Reporter: Pandu Persada - Foto: Dok Akademi PERSIB Bandung
Akademi PERSIB Bandung Biru tampil sebagai juara Piala Komandan Kompi Kavaleri (Dankikav) U11 2026 setelah meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Bina Pakuan Kuning pada partai final di Tarantula Soccer Field, Kota Bandung, Rabu, 21 Oktober 2026.
Gelar ini menjadi pencapaian membanggakan bagi Akademi PERSIB Bandung yang mengirimkan tiga tim, yakni APB Biru, APB Putih, dan APB Hitam, untuk berpartisipasi dalam turnamen tersebut. Kejuaraan ini merupakan hasil kolaborasi Kompi Kavaleri 4/Tarantula Hitam Cakti dengan PSSI Kota Bandung.
Pelatih Akademi PERSIB Bandung, Ridwan Firdaus Anshori, mengapresiasi penyelenggara yang telah memberikan kesempatan kepada para siswa akademi untuk mengasah kemampuan sekaligus mendapatkan pengalaman berkompetisi.
"Alhamdulillah atas nikmat dan kesempatan hingga akhirnya tim mendapatkan prestasi di Piala Dankikav U11 Tahun 2026. Yang paling penting, event ini telah memberikan ruang bagi anak-anak untuk menunjukkan hasil latihan dan dengan pengalaman ini, akan mengantarkan mereka ke level yang lebih tinggi," ungkap Ridwan.
Menurut Ridwan, pencapaian tersebut tidak hanya diukur dari keberhasilan APB Biru mengangkat trofi juara. Kesempatan bermain yang diberikan kepada seluruh siswa juga menjadi bagian penting dari proses pembinaan, terutama dalam membangun kepercayaan diri, mental bertanding, dan keterampilan bermain sepak bola.
Sepanjang kejuaraan, Akademi PERSIB Bandung melibatkan sekitar 40 siswa yang tersebar dalam tiga tim. Ridwan berupaya memberikan menit bermain kepada setiap pemain agar mereka memperoleh pengalaman langsung dalam menghadapi situasi pertandingan.
"Itu salah satu titik prestasi tersendiri bagi saya memberikan kesempatan kepada seluruh pemain untuk belajar berkompetisi. Mereka terlihat senang dengan pengalaman yang didapatkan dan semoga, terus berkembang dan suatu saat nanti dapat menggapai cita-citanya menjadi pemain sepakbola profesional," pungkasnya.
Perjalanan APB Biru Menuju Gelar Juara
APB Biru menunjukkan konsistensi sejak babak penyisihan dengan meraih tiga kemenangan. Mereka mengawali perjalanan dengan menundukkan Fatto FC 4-1, kemudian mengalahkan IPI GS 2-0 dan Bina Pakuan Kuning 1-0.
Langkah APB Biru berlanjut ke babak delapan besar setelah mengatasi perlawanan Neo Gen FA dengan skor 2-1. Pada semifinal, mereka kembali tampil solid dengan menaklukkan UNI Putih 2-0 untuk memastikan tempat di partai puncak.
Di final, APB Biru menuntaskan perjuangannya dengan kemenangan 3-0 atas Bina Pakuan Kuning. Hasil tersebut sekaligus mengukuhkan mereka sebagai kampiun Piala Dankikav U11 2026.
Sementara itu, APB Putih juga mencatatkan hasil positif pada fase penyisihan. Mereka bermain imbang 0-0 melawan Bina Pakuan Merah, menang 1-0 atas Saswco Rudal, dan kembali bermain imbang tanpa gol menghadapi SSB Setia. Namun, langkah APB Putih terhenti di babak delapan besar setelah kalah 0-2 dari Bina Pakuan Kuning.
Adapun APB Hitam mendapatkan pengalaman berharga melalui persaingan di fase penyisihan. Mereka menghadapi Neo Gen FA, UNI Hitam, dan PSF Academy, dengan hasil masing-masing kalah 1-7, bermain imbang 0-0, dan kalah 0-1.
Partisipasi ketiga tim ini menjadi bagian dari upaya Akademi PERSIB Bandung memberikan ruang pembelajaran kompetitif bagi para pemain muda. Selain membawa pulang gelar juara melalui APB Biru, turnamen ini diharapkan dapat menjadi bekal bagi seluruh siswa untuk terus berkembang dan mempersiapkan diri menapaki jenjang sepakbola yang lebih tinggi.***


