
Reporter: Pandu Persada - Foto: Dok. PSSI
Sebuah prestasi tak selalu lahir dari perjuangan seorang diri. Di balik setiap langkah, ada dukungan yang menguatkan, doa yang mengiringi, dan orang-orang terdekat yang percaya bahwa mimpi layak diperjuangkan. Bagi Mahdine Sumanda, sosok itu adalah papah dan mamahnya.
Gelandang muda PERSIB U15 tersebut baru saja menorehkan pencapaian membanggakan dengan dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Piala Soeratin U15 2026. Penghargaan itu melengkapi keberhasilan Maung Ngora merebut gelar juara setelah menaklukkan Bali United 3-0 pada partai final di PSSI Training Center, Ibu Kota Nusantara (IKN), Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Jumat, 23 Oktober 2026 lalu.
Mahdine menjadi salah satu sosok penting dalam kemenangan tersebut. Ia mencetak dua gol, masing-masing pada menit 21 dan 79 melalui eksekusi penalti. Satu gol lainnya disumbangkan Willy Maulana Asmita pada menit 41.
Dua gol di partai puncak menjadi gambaran kontribusi Mahdine dalam perjalanan PERSIB menuju tangga juara. Namun, di tengah kebanggaan atas penghargaan individu dan keberhasilan bersama tim, ada hal lain yang tak luput dari perhatiannya, yaitu dukungan kedua orang tua.
Bagi Mahdine, pencapaian di IKN bukan semata-mata hasil dari latihan, kerja keras, dan perjuangan di lapangan. Ada peran Wahyudiono dan Eliya Fatma Harahap yang senantiasa memberikan dukungan, menjadi sumber semangat ketika menjalani proses, serta menguatkan langkahnya dalam mengejar cita-cita sebagai pesepakbola.
"Terima kasih banyak atas support yang sudah diberikan oleh papah dan mamah. Support dari mereka adalah salah satu motivasi Mahdine buat semangat dalam bermain," ungkapnya.
Ucapan sederhana itu menyimpan makna besar. Di usia yang masih muda, Mahdine memahami bahwa perjalanan seorang atlet tidak hanya membutuhkan kemampuan teknis dan ketangguhan mental, tetapi juga lingkungan yang mendukungnya untuk terus bertumbuh.
Penghargaan Pemain Terbaik Piala Soeratin U15 2026 pun menjadi salah satu penanda dari proses yang sedang dijalaninya. Sebuah pencapaian yang patut disyukuri, sekaligus pengingat bahwa perjalanan menuju level profesional masih panjang.***


