sejarah
Rabu, 03-03-2021 | 17:00 WIB

Cerita Juara: Ketika Maung Ngora Obati Kerinduan Bobotoh

Bobotoh akhirnya bisa merasakan kembali sukacita merayakan pesta juara klub kebanggaannya. Kerinduan itu diobati PERSIB U-21 yang akhirnya mengangkat trofi juara Indonesia Super League (ISL) 2009/2010. 

Pada pertandingan final di Stadion Siliwangi Bandung, 16 Mei 2010, PERSIB menang 2-0 atas juara bertahan Pelita Jaya. Dua gol kemenangan tim asuhan Mustika Hadi dicetak Munadi dari titik putih menit 10 dan Budiawan di menit-menit akhir babak kedua. 

Di balik kebahagiaan menjadi juara, sebuah catatan spesial ditorehkan PERSIB U-21. Trofi juara itu menandai keberhasilan Maung Ngora keluar dari bayang-bayang dominasi Pelita Jaya.

Catatan itu berawal dari laga semifinal ISL U-21 jilid pertama, 2008/2009, di Stadion Siliwangi Bandung, 17 Mei 2009. Secara mengecewakan, Maung Ngora harus tertunduk lesu di akhir laga setelah kalah 1-2.  

Di laga ini, dua gol Pelita Jaya yang bersarang ke gawang PERSIB dicetak Risky Novriansyah menit 39 dan Jajang Mulyana menit 42.  PERSIB baru bisa mencetak gol balasan melalui aksi Munadi di menit 65. Namun hingga pertandingan berakhir, tak ada lagi gol tercipta.

Pengalaman pahit tersebut masih membekas di ingatan para pemain PERSIB saat kembali bertemu Pelita Jaya di laga pertama babak kualifikasi Grup I, 28 November 2009. Di laga ini, Maung Ngora kalah 1-2. PERSIB kembali kebobolan di babak pertama melalui dua pemain binaan Maung Ngora, Dedi Kusnandar di menit 10 dan Andrie Kurniawan menit 18.

Dias Angga Putra mencoba membangkitkan mental para pemain PERSIB dengan menyumbang gol di menit 28. Namun skor 1-2 bertahan hingga pertandingan berakhir. Mental para penggawa Maung Ngora pun kembali terluka.

Namun perlahan, PERSIB mulai memperbaiki performanya di babak kualifikasi. Kemenangan tipis 1-0 atas Sriwijaya FC pada laga berikutnya menjadi modal berharga. Kredit untuk Munadi yang menjadi satu-satunya pencetak gol di laga itu. 

Pada putaran kedua, PERSIB langsung tancap gas. Enam poin dari dua laga pertama berhasil dikantongi lewat kemenangan 3-0 atas Persitara dan 2-1 atas Persija Jakarta. 

Maung Ngora kembali bertemu Pelita Jaya, 24 Maret 2010. Perlu diketahui Pelita Jaya kala itu juga memiliki modal positif setelah meraih dua kemenangan atas PSPS dan Persija Jakarta. Tidak mengherankan, pertandingan PERSIB dan Pelita Jaya kali ini pun menyuguhkan permainan ketat. 

Kebuntuan yang terjadi di sepanjang babak pertama akhirnya pecah di menit 64. Gelandang PERSIB, Dias Angga Putra menjadi mimpi buruk bagi Pelita Jaya melalui gol yang dicetaknya. Semangat pemain PERSIB langsung melambung. Akhirnya Sigit Hermawan menggandakan keunggulan sepuluh menit berselang. Keunggulan 2-0 untuk PERSIB bertahan hingga laga berakhir. 

Setelah itu, PERSIB terus mendapat hasil positif hingga lolos ke babak 6 Besar dari Grup I sebagai runner-up dengan 19 poin.

Maung Ngora melenggang ke babak selanjutnya bersama Pelita Jaya sebagai pemuncak klasemen dengan raihan 24 poin. Kedua tim bertemu kembali di laga puncak ISL U-21 2009/2010 yang kali ini diakhiri dengan pesta kemenangan Maung Ngora.***

sejarah
Cerita Juara: Angkat Trofi di Tanah Orang
Rasa bagga Dedi Kusnandar bawa PERSIB berjaya di Tenggarong.
Monday, 15-03-2021 15:44 WIB
sejarah
Cerita Juara: PERSIB Juara Bersama Bobotoh
Atep dkk catatkan sejarah juara Piala Soeratin untuk pertama kalinya.
Friday, 12-03-2021 16:17 WIB
sejarah
Cerita Juara: Nandar Iskandar yang Pantang Menyerah
Namun, kegagalan tak membuatnya menyerah
Wednesday, 10-03-2021 18:10 WIB