interview
Senin, 01-06-2020 | 17:00 WIB

Yaris Riyadi, "Legenda Itu Pemain Luar Biasa"

Dua puluh tahun silam, PERSIB berhasil keluar dari dari zona degradasi di Liga Indonesia 1999/2000 berkat tambahan tiga poin seusai menekuk PSBL Bandar Lampung di Stadion Siliwangi Bandung, 1 Juni 2000. Dua gol kemenangan PERSIB di laga itu dicetak gelandang serang agresif, Yaris Riyadi. Satu gol lainnya disumbangkan Deden Suparhan. 

Berkenaan dengan momen tersebut, berikut  hasil wawancara PERSIB.co.id dengan Yaris, termasuk soal pemain legenda Pangeran Biru. 

Mengenai dua gol ke gawang PSBL, Anda masih mengingatnya?

Ya, pastinya saya masih ingat dua gol itu. Tapi, itu semua bukan karena saya. Tapi berkat kerja keras teman-teman. 

Itu adalah musim yang sulit bagi PERSIB karena harus berjuang keluar dari zona merah. Bagaimana tanggapan Anda?
 
Kita semua dituntut untuk naik, bangkit dari keterpurukan. Jadi, otomatis semuanya tidak ada kata “main-main”. Kita semua berkonsentrasi penuh. Apapun yang terjadi, kita harus maksimal untuk menyelamatkan PERSIB. 

Setelah berhasil menang 3-0 dari PSBL, apa yang Anda pikirkan?

Alhamdulillah, berkat kerja keras semuanya, pemain, pelatih, pengurus, kita tidak turun kasta. 

Tak sedikit bobotoh yang mengidolakan dan menyebut Anda salah satu legenda PERSIB. Bagaimana tanggapannya?

Saya pribadi melihat legenda itu pemain yang luar biasa. Contohnya Kang Yusuf (Bachtiar). Dia pantas disebut legenda. Untuk saya sendiri, masih jauh dari kata legenda. Saya merasa biasa-biasa saja. Tapi kalau ada yang menyebut legenda, ya terima kasih dan alhamdulillah. Tapi menurut saya, saya masih jauh untuk disebut legenda seperti Kang Yusuf, Kang Ajat (Sudradjat) dan Kang Robby (Darwis). 

Selama berseragam PERSIB, adakah pemain yang Anda idolakan? 

Sama semua pemain sebetulnya saya enak-enak saja bermain dan berkolaborasi. Tapi saya salut dengan sosok Kang Yusuf dan Kang Robby. Mereka adalah panutan dan saya sangat respek.

Apakah Anda masih aktif di sepakbola setelah gantung sepatu? 

Kebetulan saya sekarang bekerja di pemerintahan dan saya fokus di situ. Tapi kalau waktunya pas saya selalu nonton PERSIB. 

Ada banyak talenta asli Jawa Barat yang bermain untuk PERSIB di tahun 2020 ini, bagaimana Anda melihat itu?

Saya rasa mereka punya kualitas dan mampu memperlihatkan itu kalau dikasih kesempatan. Seperti misalnya Febri (Hariyadi) yang sedang naik performanya, Beckham (Putra Nugraha), Gian Zola, Henhen (Herdiana) dan Dedi (Kusnandar). Kalau mereka dikasih kesempatan, mungkin bisa kita lihat bahwa pemain Jawa Barat sendiri masih banyak yang bagus-bagus.***
 

legenda
Asep Sumantri Mengenang Laga Kontra Persebaya di Final Kompetisi Perserikatan 1989/1990
Sebagai seorang pelaku sejarah, Asep Sumantri mengaku sangat berkesan dengan momen final Kompetisi Perserikatan 1989/1990
Sunday, 28-06-2020 18:22 WIB
legenda
Sosok Yusuf Bachtiar di Mata Abdul Aziz
Sosok Yusuf Bachtiar juga diidolakan oleh pemain PERSIB
Friday, 26-06-2020 17:51 WIB
legenda
Witarsa, Pelopor Pemain PERSIB di Timnas
Pemain kelahiran 12 Maret 1930 ini merupakan andalan skuat Maung Bandung pada era 50-an
Thursday, 25-06-2020 17:34 WIB