berita harian
Sabtu, 07-12-2019 | 18:30 WIB

Bermain Imbang di Malang, PERSIB Putri Melaju ke Final

PERSIB Putri berhasil memastikan tiket ke babak final Liga 1 Putri setelah menahan imbang 0-0 Arema FC Putri di kandangnya, Stadion Gajayana Malang, Sabtu 7 Desember 2019. Skuat Putri Biru berhak melenggang ke final lantaran unggul 2-0 secara agregat. 

PERSIB yang mengenakan jersey berwarna putih tampil hati-hati pada awal laga. Arema FC Putri yang mengejar defisit gol dari PERSIB Putri mencoba mengambil inisiatif permainan. 

Peluang pertama lahir untuk kubu tuan rumah lewat tendangan bebas pemain bernomor punggung 15, Riskyi Rahmadhani menit 16. Namun, sepakan kaki kanannya masih mampu dibaca dengan baik oleh kiper PERSIB Putri Della Alvyana. 

Memasuki menit 20, PERSIB Putri tampil lebih agresif. Intensitas serangan mulai dilakukan lebih tinggi oleh trisula Nurul Inayah, Risqi Yanti dan Reva Oktaviani. 

Peluang terbaik PERSIB Putri di babak pertama lahir lewat Risqi Yanti "Kijun" beberapa menit jelang laga usai. Sayang, meski sudah tanpa pengawalan, tendangan Kijun masih menyamping di sisi kiri gawang Arema yang dijaga kiper Windi Ayu Puspitasari. Skor kacamata menutup paruh pertama. 

Babak kedua, hujan mulai mengguyur Stadion Gajayana. Kondisi lapangan yang basah membuat kedua tim sulit mengendalikan alur si kulit bundar. 

Memasuki pertengahan babak kedua, hujan turun semakin deras. Lapangan pun tergenang dan bola semakin sulit untuk bergulir.  Arema FC Putri terus melakukan serangan ke pertahanan PERSIB Putri. Sheva Imut dan kawan-kawan terus mencari cara untuk mengejar defisit gol. 

Keasyikan menyerang, PERSIB berbalik menebar ancaman. Kijun nyaris saja membuka keunggulan andaikan sepakan hasil umpan matang dari Zahara Khairani tidak diblok kiper Arema FC Putri. 

Usai Arema FC, kini giliran PERSIB Putri yang mendapatkan ancaman berbahaya dari kubu lawan. Jelang laga usai, Sheva hampir mencetak gol. Beruntung, tendangan pemain bernomor punggung 10 ini masih melebar di sisi kanan. 

Serangan Arema FC Putri semakin gencar. Namun, berkat ketangguhan kuartet bek Vivi Oktavia Risky, Diah Tri, Een Sumarni dan Tia Darti membuat tim tuan rumah gagal mencetak gol. Skor 0-0 bertahan hingga wasit Yanuar Dhuma asal Magelang meniup peluit panjang tanda akhir permainan.***
 

berita harian
Harapan Ibas untuk Penyelenggaraan Liga 1 Putri 2020
Pelatih PERSIB Putri Iwan Bastian menyampaikan harapannya terkait penyelenggaraan Liga 1 Putri 2020.
Monday, 20-01-2020 13:18 WIB
berita harian
Reva Octaviani Pemain Terbaik Putri Versi APPI
Reva Octaviani menyandang Pemain Terbaik Liga 1 Putri 2019 versi Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI)
Sunday, 12-01-2020 19:32 WIB
berita harian
Ibas: Banyak Pemain Tertarik ke PERSIB Putri
Pelatih PERSIB Putri Iwan Bastian mengatakan, keberhasilan timnya merebut gelar juara menjadi daya tarik tersendiri bagi pemain dari klub lain.
Saturday, 11-01-2020 20:46 WIB