Untuk pertama kalinya Syafril Lestaluhu ada dalam daftar starter PERSIB saat menghadapi Bhayangkara FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Minggu, 6 Februari 2022. © PERSIB.co.id/Izur Palugadha

berita harian
Senin, 07-02-2022 17:00 WIB

Syafril Jadikan Kekalahan sebagai Cambuk

Bagi pemain muda, kompetisi kasta tertinggi sepakbola nasional seperti Liga 1 2021/2022 merupakan arena mencari pengalaman, menambah jam terbang dan menempa mental. Kekalahan yang merupakan hal lazim dalam sebuah kompetisi menjadi pengalaman berharga yang bisa dijadikan bahan evaluasi untuk perbaikan performa di kemudian hari.

Hal itulah tengah dijalani gelandang Persib, Muhammad Syafril Lestaluhu. Pemain kelahiran Tulehu tersebut menjalani debut sebagai starter Persib pada saat menghadapi Bhayangkara FC di pekan ke-23 Liga 1 2021/2022 di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Minggu, 6 Februari 2022. 

Sebelumnya, Syafril sudah melakoni debut bersama Persib ketika mengalahkan Persikabo 1973 1-0, 29 Januari 2022 lalu. Bahkan, ia menjadi pemain terbaik pilihan PERSIB. 

Kekalahan 0-1 dari Bhayangkara FC pada laga pertamanya sebagai starter, tentu saja menjadi pengalaman tidak mengesankan bagi Syafril. Apalagi, persiapan tim sangat tidak ideal akibat sejumlah pemain dan pelatih terpapar Covid-19. Tapi, situasi ini dijadikan Syafril sebagai pengalaman berharga untuk semakin mematangkan mental dan performanya.

Syafril yang merupakan Pemain Terbaik Liga 1 U-19 2018 ini mengaku sempat merasakan kegugupan di awal pertandingan debutnya sebagai strater. Tapi, itu dirasakan hanya beberapa saat. Setelah itu, ia sudah bisa nyaman untuk menampilkan permain sebaik mungkin untuk membalas kepercayaan pelatih.

Dalam pertandingan itu, Syafril tampak habis-habisan membantu soliditas lini tengah PERSIB. Sebab, ia menyadari, kesempatan bermain, apalagi sejak menit awal, merupakan hal berharga.

Namun, setelah mengerahkan seluruh kemampuan terbaiknya, Syagril harus menerima kenyataan hasilnya tak sesuai harapan. PERSIB kecolongan satu gol di menit-menit akhir yang membuat Bhayangkara unggul 1-0.

Namun, sekali lagi, Syafril memastikan, kekalahan itu dijadikan sebagai cambuk buat dirinya. “Hasil semalam memang mengecewakan kami semua. Tapi saya secara pribadi mencoba untuk tetap bersyukur. Saya juga mau berterima kasih kepada pelatih yang sudah memberikan kepercayaan buat saya untuk menjadu starting. Ini semua jadi pelajaran berharga buat saya dan juga buat teman-teman lainnya," kata pemain jebolan Diklat PERSIB tersebut.

Diakui Syafril, pada laga kontra Bhayangkara FC, ada hal positif yang diambilnya sebagai pelajaran berharga. Setelah bertanding, pemain yang turut mengantakan PERSIB menjuarai Liga 1 U-19 2018 tersebut mencoba merenung dan instrospeksi diri. Ia berharap, kesalahhan tak diulanginya lagi pada pertandingan selanjutnya.

“Alhamdulilah bisa debut sebagai starter. Walaupun saya juga menyadari masih banyak kesalahan. Tapi ini akan jadi motivasi buat saya untuk berusaha tampil lebih baik ke depannya. Saya berjanji bakal kerja keras lagi. Semoga bisa mendapat kepercayaan lagi dan suatu saat bisa memberikan kemampuan terbaik dan PERSIB bisa menang di laga selanjutnya,” harapnya.***


persib.co.id


berita
Robi Darwis Bertekad Terus Perbaiki Permainan
Robi Darwis melakoni laga debutnya bersama PERSIB pada pertandingan Piala Presiden 2022 melawan Bhayangkara FC
Sabtu, 25-06-2022 16:00 WIB
berita harian
Luizinho Minta Fitrul Tetap Rendah Hati
pelatih kiper Luizinho Passos tak ingin Fitrul terlena dengan sanjungan tersebut
Rabu, 22-06-2022 10:00 WIB
berita harian
David da Silva Dedikasikan Gol untuk Almarhum Asep Ahmad Solihin dan Sofian Yusuf
David da Silva pun secara khusus mendedikasikan gol keduanya di Piala Presiden 2022 ini untuk almarhum Asep Ahmad Solihin dan Sofian Yusuf
Rabu, 22-06-2022 09:00 WIB