Supardi Nasir Bujang © PERSIB.co.id/Amandeep Rohimah

interview
Senin, 22-06-2020 20:00 WIB

Supardi," Kritikan Bikin Kita Lebih Kuat"

Kontribusi Supardi Nasir Bujang untuk PERSIB rasanya tidak perlu diragukan lagi. Turut membantu mengantarkan PERSIB juara Liga Super Indonesia (LSI) 2014, Piala Presiden 2015 dan menjadi kapten tim, membuat bek kanan bernomor punggung 22 ini layak disebut legenda Pangeran Biru.

Sempat memperkuat tim papan atas Indonesia seperti PSMS Medan, Pelita Jaya hingga Sriwijaya FC, Supardi mantap memilih PERSIB pada LSI 2013 silam.  Apa yang membuat dirinya menjatuhkan pilihan pada Pangeran Biru saat itu, simak petikan wawancara eksklusif dengan pemain yang akrab disapa Bang Haji Pardi tersebut. 

Apa kabar Bang Haji?

Alhamdulilah, sehat selalu. Keluarga di sini semua baik dan juga sehat. Saya doakan di Bandung juga sehat-sehat semuanya. 

Sekarang, Bang Haji menjadi salah satu ikon klub PERSIB. Bagaimana awal cerita bisa bergabung?

Ada hal-hal yang membuat saya tertarik untuk bergabung. Karena kita tahu, PERSIB bukan tim sembarangan. 

Faktor lainnya? 

Kita tahu semua, ada (Muhammad) Ridwan, Firman (Utina) yang juga ikut bergabung. Bukan kesampingkan pemain lain, tapi kami bertiga memang selalu bersama-sama, bahkan selalu tinggal di mes bersama di tim sebelumnya. 

Misi apa yang dibawa saat itu? 

Saat itu, saya, juga Firman dan Ridwan memang berkomitmen untuk membawa perubahan untuk PERSIB saat pertama bergabung. 

Adaptasi saat itu berjalan baik?

Awal-awal memang keberadaan saya dan teman-teman ini kurang terlalu diperhitungkan. Tapi, berjalan waktu, saya khususnya berusaha memberikan yang terbaik di setiap pertandingan. 

Kita melihat Bang Haji menangis sejadi-jadinya saat juara LSI 2014?

Itu bentuk dari rasa bahagia yang tiada tara. Kita tahu, berapa lama PERSIB harus menunggu untuk juara. Akhirnya, Allah berkehendak kita untuk juara tahun itu.  Tim ini benar-benar ingin juara. Itu yang membuat saya sangat sangat terharu ketika niat kita terpenuhi dan dikabulkan sama Allah. 

Siapa pahlawan juara menurut Bang Haji?

Ini berkat kerja keras semua. Pemain, pelatih, staf, manajemen, keluarga dan tentunya bobotoh yang selalu ada bersama kami dalam keadaan apapun. 

Selain manisnya juara, PERSIB memang tak lepas dari kritik. Bagaimana pandangan Bang Haji?

Menurut saya harus kuat untuk menyikapinya. Kritikan ataupun pujian itu tergantung pada pribadi masing-masing. Justru itu akan membuat kami semakin kuat. 

Merantau dari Pekanbaru, apa yang membuat kerasan di Bandung?

Suasana kotanya tentu. Kulinernya juga, dan keluarga merasa senang ketika berada di Bandung. 

PSSI baru saja memastikan kompetisi bergulir lagi September atau Oktober nanti. Bagaimana perasaan Bang Haji?

Alhamdulilah, kompetisi Insya Allah akan dilanjutkan lagi. 

Start musim 2020 PERSIB begitu luar biasa dengan tiga kemenangan beruntun. Bagaimana pandangan Bang Haji?

Tiga pertandingan awal tidak bisa jadi patokan, karena tentu berbeda waktu dan keadaan. Kami akan memulai dari awal lagi untuk membangun tim yang solid. 

Seberapa optimistis bisa menjaga tren kemenangan saat kompetisi berlanjut nanti?

Saya yakin staf pelatih lebih tahu menyikapi situasi ini. Bagaimana cara untuk menjaga ritme untuk ke depannya. Optimistis selalu tertanam dalam diri. Saya punya target pribadi tentunya. Saya yakin sekali tim PERSIB bisa bersaing.

Kata penutup dari Bang Haji?

Saya minta doa restu dari semua untuk mendoakan kami di perjalanan kompetisi nanti. Siapapun itu, keluarga, staf, pemain dan bobotoh mari kita berdoa agar kami senantiasa diberikan kesehatan dan keselamatan.***


persib.co.id


berita harian
Supardi: Pemain Tak Kehilangan Gairah
Supardi Nasir Bujang memastikan, rekan-rekannya tak terpengaruh oleh ketidakpastian lanjutan Liga 1 2020
Minggu, 11-10-2020 08:00 WIB
berita harian
Pulang Kampung, Supardi Siap Kembali ke Bandung
Momen libur sepekan PERSIB banyak dimanfaatkan pemain untuk berkumpul bersama keluarga
Senin, 05-10-2020 20:30 WIB
berita harian
Meski Kaget, Supardi Ambil Hikmah Penundaan Kompetisi
Supardi Nasir Bujang merasa terkejut dengan keputusan PSSI menunda lanjutan Liga 1 2020
Jumat, 02-10-2020 19:00 WIB