Frets Listanto Butuan © PERSIB.co.id/Amandeep Rohimah

berita harian
Minggu, 24-11-2019 17:30 WIB

Review: PERSIB Tertahan di SJH

PERSIB bermain imbang tanpa gol dengan Barito Putera pada laga pekan ke-28 Liga 1 2019 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Minggu 24 November 2019. Kendati lebih banyak menguasai bola dan mendapatkan banyak peluang, Pangeran Biru tak mampu memecah kebuntuan sampai dengan berakhirnya pertandingan. 

Tim asuhan Robert Alberts sebetulnya bisa memegang kendali permainan. Tim tamu tak ingin ambil risiko. Mereka terlihat  lebih banyak bertahan di daerah sendiri dan menunggu. Setidaknya, ada tiga peluang lewat sepak pojok didapatkan PERSIB di enam menit awal pertandingan. Tapi umpan Kevin van Kippersluis dan Febri Hariyadi masih belum menemui sasaran. 

Di menit 12, Maung Bandung kembali menyerang. Kali ini melalui tendangan bebas jarak dekat Febri. Namun sayang, umpan pemain bernomor punggung 13 tak dapat disambut Nick Kuipers dkk. Lini pertahanan Laskar Antasari terlihat masih cukup tangguh untuk ditembus. 

Kartu kuning perdana pada pertandingan ini diberikan kepada bek Barito Putera, Rony Esar Beroperay. Ia harus menerima risiko seusai menjegal pergerakan cepat Febri di sisi kanan lini serang PERSIB pada menit 19. 

Sampai dengan menit 25, belum ada peluang berarti yang didapatkan PERSIB. Sedangkan kubu Barito Putera tampak mulai menemukan sentuhan permainan. Tapi untuk masuk ke dalam kotak penalti tuan rumah, skuat asuhan Djajang Nurdjaman perlu usaha lebih keras. Sebab Supardi Nasir cs tampil sangat disiplin dalam menjaga kedalaman lini pertahanan. 

Peluang emas akhirnya datang di menit 32. Umpan crossing Kippersluis ke jantung pertahanan Barito Putera mengarah kepada Frets Butuan. Kurang beruntung, bola lebih dulu dihalau oleh bek tim tamu sebelum Frets datang menjemput bola. 

Di menit 41, giliran sundulan Febri yang nyaris menjadi gol pembuka. Lagi-lagi upaya tim tuan rumah masih belum membuahkan hasil karena bola haya melambung di atas mistar gawang Adhitya Harlan. 

Meskipun kedua tim saling jual beli serangan, tak ada gol yang terjadi sampai wasit Hamim Tohari meniupkan peluit tanda turun minum.

Di babak kedua, Barito Putera justru tampak semakin percaya diri. Beberapa kali upaya Rizky Rizaldi Pora nyaris menjadi malapetaka bagi PERSIB. 

Untuk menambah kreativitas serangan, Robert Alberts melakukan pergantian pemain di menit 55. Ia menarik Abdul Aziz digantikan Dedi Kusnandar. Lima menit kemudian, giliran Kim Jeffrey Kurniawan yang dimasukkan untuk menggantikan Esteban Vizcarra. 

Masuknya Kim dan Dedi sedikit banyak mampu menambah motivasi Maung Bandung untuk bisa mencetak gol. Permainan PERSIB terlihat lebih agresif dan dinamis. Tapi sayang, penyelesaian akhir masih menjadi masalah bagi Frets dkk sejauh ini. 

Di menit 82, Robert menggunakan pergantian terakhir untuk timnya. Erwin Ramdani masuk, Kippersluis keluar. Tempo pertandingan seketika menjadi lebih cepat setelah Erwin masuk. Tapi pertahanan Barito Putera terlihat begitu rapat sehingga Febri cs sulit mendapatkan ruang untuk mencetak gol. 

Skor imbang 0-0 tetap bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. PERSIB harus berpuas dengan satu poin di kandang sendiri.***


persib.co.id


sejarah
(22 Juli 2018) PERSIB Ditahan Imbang Barito Putera di Banjarmasin
PERSIB ditahan imbang Barito Putera 2-2 dalam lanjutan kompetisi Liga 1 di Stadion 17 Mei Banjarmasin, 22 Juli 2018
Rabu, 22-07-2020 10:38 WIB
pernik
Tahukah Anda? PERSIB dan Bali United Jumpa Pertama Kali di Laga Persahabatan
Sebuah laga persahabatan digelar pada 3 Maret 2015 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali
Kamis, 14-05-2020 10:06 WIB
berita harian
Vizcarra: Ini Baru Uji Tanding
Esteban Gabriel Vizcarra mengaku tak terlalu memikirkan hasil pertandingan kontra Barito Putera
Selasa, 11-02-2020 22:00 WIB