Asep Kustiana@PERSIB.co.id/M.Jatnika Sadili

lebih dekat
Senin, 08-06-2020 11:35 WIB

Asep "Munir" Kustiana, Sosok Gelandang Bertahan Produktif

Asep Kustiana adalah salah satu sosok penting yang ikut mengantar PERSIB menjuarai Liga Indonesia 1 1994-1995. Kualitas dalam memotong serangan lawan tak perlu diragukan lagi. Namun, gelandang bertahan PERSIB era 90-an ini juga terbukti memiliki insting tajam dalam mencetak gol.

Produktivitasnya dalam mengoyak gawang lawan membuatnya mampu bersaing dengan para striker PERSIB saat itu. Tujuh golnya saat itu membuat pemain yang akrab disapa Munir ini berada di posisi keempat daftar pencetak gol terbanyak PERSIB.  Namanya bertengger dengan striker Pangeran Biru saat itu, Sutiono Lamso (21 gol), Kekey Zakaria (9) dan Tatang Suryana (7).

Bergabung bersama PERSIB pada musim 1993 hingga 1997, Munir pernah dua kali merasakan gelar juara. Selain gelar juara Liga, ia juga sukses membawa Maung Bandung juara kompetisi Divisi Utama Perserikatan tetakhir 1993-1994. Selama lima tahun, dia tercatat mencetak 12 gol, dan pernah membuat dua kali brace pada musim 1994-1995.

Semangat dan tekadnya di setiap laga membuatnya bisa selalu tampil maksimal. Munir mengaku, dia hanya ingin memberikan penampilan terbaik bagi PERSIB, baik bertahan maupun saat tim menyerang.

"Saya selalau bersaha mencari kesempatan untuk menciptakan gol, itu keinginan saya di setiap bertanding. Tapi, sebagai gelandang bertahan saya punya tugas utama, mematahkan serangan lawan," kata Munir, Minggu 7 Juni 2020.

Semangat itu yang membuatnya selalu menjadi pilihan pelatih.  Pada musim 1995-1996 di bawah pelatih Risnandar Soendoro, Munir tetap dipercaya dan menyumbangkan empat gol.

Untuk bisa tampil makismal, pemilik nomor punggung 15 ini harus menjaga kebugaran  fisiknya. Sebab, perannya sebagai gelandang bertahan juga turut membantu lini depan. Peran itu menuntutnya memiliki stamina yang baik.

"Memang tak mudah, diperlukan stamina maupun ketangkasan yang prima dan matang. Saya ingin memberikan yang terbaik, juga menambah motivasi saya," ucap pria yang kini menjadi ASN di Pemkab Bandung ini .**

PERSIB.co.id
sejarah
(20 Oktober 2007) Imbangi PSS 1-1, PERSIB Perpanjang Tren tak Terkalahkan
PERSIB mencatatkan 11 pertandingan tanpa kekalahan setelah menahan imbang 1-1 tuan rumah PSS Sleman dalam Liga Indonesia XII/2007
Selasa, 20-10-2020 08:07 WIB
sejarah
(19 Oktober 1975) PERSIB Kalahkan PSM di Kejurnas PSSI
PERSIB mengawali perjalanan di babak 18 Besar Pool D Kejuaraan Nasional PSSI 1963-1975 menghadapi PSM Makassar di Stadion Menteng Jakarta, 19 Oktober 1975.
Senin, 19-10-2020 11:00 WIB
sejarah
(17 Oktober 2014) Djanur Tunjuk Herrie dan Yaya Jadi Asisten Pelatih
Pada 17 Oktober 2014 silam, pelatih Djadjang Nurdjaman mengumumkan Herrie Setyawan dan Yaya Sunarya sebagai asisten pelatih PERSIB.
Sabtu, 17-10-2020 09:58 WIB