Konfigurasi tiga dimensi yang dipersembahkan Bobotoh ketika PERSIB menjamu Sriwijaya FC©PERSIB.co.id/Rivan Mandala

berita harian
Minggu, 05-08-2018 17:30 WIB

Konfigurasi Bobotoh: Jangan Lupakan Jasa Enam Pemain Ini!

Tanggal 4 Agustus 2018 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. Waktu hampir menunjukkan pukul empat sore, dan itu menandakan kick-off pertandingan pekan ke-19 Go-Jek Liga 1  PERSIB kontra Sriwijaya FC segera digelar. Nampak di lorong General Coordinator, Budi Bram Rachman sudah siap memimpin dan membimbing kedua tim masuk ke lapangan. Sesekali, pria dengan khas janggut tebal itu melirik ke arloji di tangan sebelah kiri guna memastikan semua berjalan tepat pada waktunya.

Go-Jek Liga 1 anthem mulai dimainkan. Riuh tiga puluh ribuan Bobotoh yang sejak tengah hari menunggu langsung menyambut dengan girangnya. Dua kesebelasan yang akan berlaga dengan gagahnya masuk menuju arena permainan.

Bersamaan dengan seremonial itu, terlihat di tribun timur GBLA merangkak naik secara perlahan konfigurasi tiga dimensi persembahan Viking Persib Club. Tak sampai setengah menit, dua gambar raksasa kreasi Bob cs dari divisi kreatif VPC bersanding dan terpampang jelas di tengah-tengah tribun sebelah timur GBLA. Tak lama kemudian, tulisan "Bawalah Kembali Menuju Kejayaan" menyusul kedua gambar raksasa tersebut.

Di kiri, ada karakter Maung Bandung yang tengah mengangkat trofi bertuliskan 55 persen. Ini mengartikan, PERSIB sudah separuh perjalanan menuju trofi juara kompetisi musim 2018 ini. Lalu, di sebelah kanan muncul konfigurasi dengan enam karakter pemain PERSIB bernomor 24 , 78, 6, 22, 1 dan 7. Keenam pemain yang dimaksud adalah, Hariono, I Made Wirawan, Tony Sucipto, Supardi Nasir Bujang, M. Natshir Fadhil Mahbuby dan Atep.

Sepintas, mungkin tak ada makna khusus dari tampilan keenam pemain tersebut. Itu mungkin hanya tampilan biasa yang memunculkan karakter-karakter pemain Maung Bandung seperti di beberapa konfigurasi 3D sebelumnya. Namun, jika dilihat lebih mendalam, keenam karakter tersebut merupakan pahlawan PERSIB saat merengkuh gelar juara Liga Super Indonesia tahun 2014 silam. Dari skuat juara 2014, mereka berenam-lah yang tersisa dan masih aktif bermain untuk PERSIB hingga saat ini.

Pesta juara 2014 akan tetap dikenang sampai kapanpun. Sebab, itulah momen terbaik Bobotoh yang baru datang kembali setelah hampir dua dekade terakhir. 

Namun, waktu terus berjalan. Detik, menit jam, minggu, bulan dan tahun sudah dilewati. Satu per satu, pahlawan 2014 pergi, tapi ada yang memilih bertahan dan kembali seperti enam pemain tadi. Perlahan nama-nama mereka mulai terlupakan ditelan kemunculan pemain muda penuh talenta. Bahkan, tak sedikit pula yang mencaci saat mereka tak mampu mempertahankan prestasi.

Lantas, haruskah mereka terlupakan begitu saja? Konfigurasi 3D kemarin rasanya sudah bisa menjawab. Bahwa Bobotoh tak sedikitpun melupakan peran serta jasa  yang telah mereka berikan untuk kejayaan Kota Kembang. Suguhan tersebut mengisyaratkan salah satu rasa hormat yang ditunjukkan Bobotoh untuk menghormati enam pemain yang memilih setia berseragam Maung Bandung hingga detik ini. 

Apalagi, PERSIB yang kini ditangani pelatih Mario Gomez tengah berada di jalur yang benar untuk kembali mewujudkan euforia tahun 2014 lalu.

Perlu diingat, enam pemain tersebut pernah membuat kita, Bobotoh merasa begitu bahagia dengan gelar juara. Andil mereka tentu sudah tak bisa terhitung dengan jari lagi. Namun, tidak salah rasanya apabila kita mengingat sedikit momen berharga yang sudah mereka persembahkan. 

Masih ingatkah, 4 November 2014 saat sumbangan gol Atep menit ke-100 babak perpanjangan waktu mampu meruntuhkan mental Arema Cronus di babak semifinal Liga Super Indonesia?  Tentu Bobotoh juga tidak lupa dengan momen Made Wirawan mementahkan tendangan penalti pemain Persipura Jayapura, Nelson Alom di Final ISL 2014.

Atraksi Supardi Nasir bersama mantan duetnya di sektor kanan, M. Ridwan kerap membuat Bobotoh bersorak gembira. Apalagi, jika kombinasi keduanya mampu menghasilkan gol kemenangan bagi Maung Bandung.

Ketangguhan nomor punggung 24 di lini tengah selama sepuluh tahun sahih membuktikan Mas Har adalah salah satu pemain paling loyal yang pernah dimiliki Maung Bandung. Toncip memberi bukti konsistensi, dan nyaris tak tergantikan sejak bergabung tahun 2011 silam di skuat inti Pangeran Biru. 

Terakhir, kesabaran penjaga gawang M. Natshir sejak 2014 akhirnya membuahkan hasil. Meski harus memulai karier sebagai kiper ketiga, Deden, sapaan akrab, Natshir kini menjelma menjadi salah satu kiper terbaik di kompetisi musim 2018.

Begitulah kisahnya dari pemain yang tergambar di karya konfigurasi 3D kemarin sore. Konfigurasi persembahan VPC itu menegaskan jika jasa mereka, pahlawan juara 2014, tak pantas untuk kita lupakan begitu saja.

Hanya satu kata, terimakasih. Sebuah kata sederhana sarat makna yang pantas disematkan kepada enam pemain skuat juara 2014 yang masih bermain saat ini. Dan kini, mereka masih berada di sini untuk membawa kembali kejayaan di musim 2018. Semoga. ***
 


PERSIB.co.id


berita harian
Robert Kembali Soroti Penyelesaian Akhir
PERSIB masih perlu mengasah lini depannya
Rabu, 23-06-2021 22:30 WIB
berita harian
Supardi: Bahan Evaluasi
Supardi Nasir melihat, hasil tersebut sebagai hal yang positif
Rabu, 23-06-2021 19:00 WIB
berita harian
Latihan Bersama, PERSIB Ditahan Sriwijaya FC
PERSIB bermain imbang 0-0 dengan Sriwijaya FC pada sesi latihan bersama di Stadion Gelora Bandung Lautan Api Kota Bandung
Rabu, 23-06-2021 17:00 WIB