Starter PERSIB kontra Ayeyawadi United di Piala AFC 2015 © PERSIB.co.id

kolom
Kamis, 04-03-2021 10:00 WIB

Komitmen dan Konsistensi Menuju ke Kancah Global

Jika sepakbola menjadi olahraga utama dari masyarakat dunia, lalu apakah makanan pokok dari masyarakat global?

Ketika disodori pertanyaan seperti itu, untuk menjawabnya, saya jadi teringat perbincangan menarik bersama dua teman saya beberapa waktu lalu di sebuah Warmindo, setelah saat pelayan menyodorkan pesanan kami.

“Makanan pokok tiap negara atau daerah boleh beda, ada nasi, ada roti, ada papeda dan lainnya. Tapi untuk makanan pokok dunia, kalian tahu enggak?,” ujar salah seorang teman.

Belum sempat kami berdua menjawab, ia meneruskan, “Sadar atau enggak, ya yang kita makan sekarang ini: Indomie!.”

Sambil menunggu panas dari Indomie yang kami pesan berkurang, ia kemudian membuka YouTube di ponsel genggamnya dan memutar video klip Love in My Pocket dari Rich Bryan, “Lihat! Indomie ‘kan?!”. 

Teman saya yang lain kemudian menimpali dengan sebuah talkshow bersama pemain Arsenal, Thomas Partey, Februari 2021 lalu. “Lihat juga ya, dia dari Ghana, main di Liga Inggris, makanan favoritnya adalah Indomie. Ini makanan pokok dunia,” tambahnya mendukung hipotesa teman pertama tadi.

Beberapa saat kemudian, kamipun larut dalam kehangatan Indomie dan Indofood dengan sepakbola.

Ghana, pesepakbola dan Indomie. Sangat erat kaitannya dengan PERSIB. Bukan hanya content PERSIB yang melibatkan Michael Essien dan Indomie, lebih dari itu, komitmen PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) untuk membawa PERSIB dan klub-klub sepakbola Indonesia ke kancah global. Bisa dibilang, sama halnya dengan yang Indofood lakukan dengan Indomie.

Jika Indomie diekspor pertama kali ke luar negeri pada 1992, jejak kaki Indofood di lapangan sepakbola luar negeri dimulai pada 2015 silam. Dan, bermitra dengan PERSIB lah sebagai penandanya.

Indofood menyedot perhatian publik sepakbola kala logo mereka tampil sendiri di seragam tanding Pangeran Biru untuk kualifikasi Liga Champions Asia (LCA) dan babak penyisihan AFC Cup 2015.

Logo sebagai single sponsor itu memang buah dari regulasi AFC dalam turnamen antar klub yang mereka selenggarakan tiap tahunnya. Namun, tetap saja itu membuat Indofood mendapatkan perhatian utama kala PERSIB meladeni lawan-lawannya di tingkat Asia.

Tak lolos ke babak penyisihan LCA, PERSIB dengan logo Indofood yang tersemat sebagai mitra tunggal di dada membuat PERSIB tampil digdaya di AFC Cup. Skuad Pangeran Biru memuncaki klasemen dengan catatan tak terkalahkan di Grup H yang dihuni Ayeyawady United (Myanmar), New Radiant (Maladewa), dan Lao Toyota FC (Laos). 
Sayang laju PERSIB hanya sampai babak knock out saja. Langkah Maung Bandung dihentikan oleh klub Hongkong, Kitchee SC di stadion Si Jalak Harupat.
Dari tahun pertamanya terjun mendukung sepakbola Indonesia untuk ke ranah global itu, bisa dibilang kalau rintangan besar langsung menghadang Indofood. Bagaimana tidak?  Sudah PERSIB hanya sampai babak 16 besar kompetisi kedua Asia, di tahun yang sama sepakbola Indonesia mendapatkan sanksi dari FIFA dan tak boleh memutar kompetisi atau liga.

Tapi, Indofood tak kapok atau ‘pundung’ karenanya. Malah tetap teguh dengan komitmen dan keseriusannya untuk mendukung dan mendampingi sepakbola Indonesia hingga ke kancah global. 

Komitmen dan konsistensi Indofood itu mulai dapat kita lihat saat ini. Logo Indofood dan atau Indomie muncul di seragam lima klub-klub Indonesia selain PERSIB.

Bahkan keteguhan dalam mendukung klub-klub Indonesia itu juga kembali menuai hasil manakala klub yang mendapat sokongan semangat dari Indofood itu menjadi wakil Indonesia untuk berpentas di Asia. Ya, di 2021 ini logo Indofood akan kembali tampil tunggal dalam kompetisi antar klub negara-negara Asia. Yakni bersama Bali United.

Tampilnya logo Indofood sendirian di bagian depan jersey ini mungkin yang kedua bagi klub asal Bali itu. Mereka juga melakukan hal yang sama pada 2018 dengan memilih Indofood sebagai sponsor tunggal. Namun sejatinya, itu hanyalah sebuah pengulangan dan buah dari komitmen yang terjaga. Sebab, enam tahun silam, Indofood sudah memulainya bersama PERSIB.***
 


M. Jatnika Sadili


kolom
Sepakbola dan Nilai-nilai Pancasila
Sebab, sepakbola bisa menjadi media sosialisasi penanaman niai-nilai Pancasila
Selasa, 01-06-2021 19:00 WIB
kolom
Kolaborasi di Antara yang Terbaik
Bersama Indofood, PERSIB menjalani masa persiapan dengan maksimal untuk meraih hasil terbaik di setiap pertandingan
Selasa, 01-06-2021 08:00 WIB
kolom
PERSIB Menyongsong Kompetisi
PERSIB mendukung bergulirnya kembali kompetisi sepakbola di Indonesia setelah pemanasan di Piala Menpora 2021
Rabu, 19-05-2021 19:00 WIB