Febri Hariyadi, satu dari lima winger andalan PERSIB © PERSIB.co.id/Amandeep Rohimah

kolom
Selasa, 22-09-2020 17:00 WIB

Sayap-sayap PERSIB

Siapapun sepakat, lini depan PERSIB punya kualitas luar biasa. Hal itu tak terlepas dari keberadaan Wander Luiz,  Geoffrey Castillion, Zulham Zamrun dan Beni Oktovianto.

Begitu juga dengan lini belakang, terutama di posisi bek tengah. Di musim ini, PERSIB dihuni tiga bek tengah tangguh, Victor Igbonefo, Nick Kuipers dan Fabiano Da Rosa Beltrame.

Akan tetapi, tak banyak orang yang menyoroti kekuatan di sektor sayap Pangeran Biru. Memang, posisi tersebut juga jarang dibicarakan. Padahal, sektor sayao merupakan posisi yang cukup sibuk sekaligus melelahkan. Pemain di posisi ini biasanya dituntut untuk mampu menyerang dan juga bertahan.

Pastinya itu bukan perkara mudah. Di saat menyerang, seorang winger diharapkan mampu menembus pertahanan lawan. Di kala bertahan, ia turun ke bawah dan melakukan pressing terhadap sayap lawan.

Namun, PERSIB tak perlu khawatir dengan pemain yang mengisi posisi tersebut. Saat ini, Robert Alberts telah memiliki lima pemain sayap berbahaya. Kelimanya memiliki kualitas yang tak jauh berbeda. Mereka adalah Febri Hariyadi, Frets Listanto Butuan, Erwin Ramdani, Ghozali Muharam Siregar dan Esteban Vizcarra.

Bagi bek lawan, Febri adalah mimpi buruk. Kecepatannya bisa dibilang di atas rata-rata. Kemampuan olah bolanya juga menawan. Di musim 2019 lalu, ia sukses mencetak sembilan gol dan 8 assist.

Selanjutnya, Frets Butuan. Pria asal Ternate itu juga punya kecepatan luar biasa. Keistimewaannya, dia memiliki kemampuan melakukan tembakan terukur ke arah gawang lawan setelah melakukan cut inside. 

Tentunya, Bobotoh pasti tak bisa melupakan dua gol cantik Frets ke gawang Arema FC dan Persija Jakarta pada musim 2019 lalu. Berlari di sisi sayap kiri, kemudian melepaskan sepakan keras dengan kaki kanan. Gaya permainannya itu mengingatkan kita dengan aksi sayap legenda Belanda, Arjen Robben.

Nama Erwin Ramdani memang jarang terlihat di starting eleven PERSIB. Namun, kontribusinya untuk tim juga tak bisa dipandang sebelah mata. Setiap kali dibutuhkan untuk tampil, pemain bernomor punggung 93 itu selalu total dan memberikan yang dia bisa.

Gol dramatis di menit-menit akhir dari Erwin kala membawa PERSIB menundukkan PSS Sleman tahun 2019 menjadi bukti bahwa dia adalah salah satu senjata rahasia milik PERSIB.

Selain Erwin, Pangeran Biru juga memiliki sayap cepat lainnya yang bernama Ghozali Siregar. Pria yang akrab disapa Gozo itu memang berpostur kecil bila dibandingkan rekannya yang lain. Hebatnya, itu justru menjadi kelebihannya saat beraksi di lapangan. Tubuhnya yang mungil membuat bek lawan kocar-kacir. Bahkan di musim 2018, ia mampu mencetak lima gol dan delapan assist dari 32 penampilan.

Yang terakhir, PERSIB memiliki pemain sayap serba bisa, Esteban Vizcarra. Di bawah asuhan Robert Albert, gelandang naturalisasi asal Argentina itu lebih banyak diplot sebagai pemain sayap kiri. Akan tetapi, ia juga sangat berbahaya bila dipasang sebagai second striker ataupun gelandang tengah.

Mendengar nama Febri, Frets, Erwin, Gozo dan Vizcarra, kita sepertinya boleh optimistis dengan perjalanan PERSIB di musim 2020 ini. Kita harus yakin dan mendukung penuh, PERSIB bisa terbang lebih tinggi dengan lima sayap yang dimiliki.***

Ferri Ahrial
kolom
Wacana Kompetisi Format Baru
Di saat semuanya menantikan kepastian, malah muncul spekulasi bahwa kompetisi akan digelar dengan format baru
Selasa, 20-10-2020 17:00 WIB
kolom
Menikmati Ketidakpastian
PERSIB menyikapi hal tersebut dengan "enjoy"
Jumat, 16-10-2020 19:00 WIB
kolom
Mengawal Semangat Robert
Dengan semangat #Ngahiji, Robert pun selalu berusaha suasana menciptakan tim menjadi ceria dan bersahabat
Rabu, 14-10-2020 19:00 WIB