PERSIB menggelar sesi latihan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Senin 12 Oktober 2020. © PERSIB.co.id/Barly Isham

kolom
Senin, 12-10-2020 18:00 WIB

PERSIB Masih Menanti Kompetisi

Setelah libur sepekan, PERSIB kembali menggelar latihan di Stadion SPOrT Jawa Barat, Arcamanik, Kota Bandung, Jumat, 9 Oktober 2020. Kecuali Beckham Putra Nugraha yang tengah bergabung dengan Tim Nasional Indonesia U-19 dalam pemusatan latihan di Kroasia, seluruh anggota skuad Pangeran Biru lainnya bergabung dalam sesi latihan ini.

"Lihat, semua tampak senang bisa kembali bermain bola," begitu komentar yang meluncur dari mulut Coach Robert Alberts usai sesi latihan. "Wajar, karena memang (permainan) inilah yang kami gemari," tambahnnya sambil tersenyum.

Namun, di balik senyum pria Belanda yang gemar memakai topi ini tertangkap sebuah kegalauan. "Sejauh ini belum ada kepastian (kompetisi). Kami sudah dua kali mempersiapkan diri dan kembali dibatalkan," tuturnya.

Sejenak, Robert terdiam sambil menghela napas. "Kami mendengar liga basket sudah dihentikan. Tentu, itu bukan sinyal positif," katanya lagi.

Kegalauan dan kegundahan Robert boleh jadi dirasakan oleh seluruh anggota skuad PERSIB dan klub-klub lainnya di Tanah Air. Pandemi Covid-19 yang tak kunjung mereda menjadikan kompetisi sepakbola di Indonesia berada di tengah ketidakpastian. Bahkan, meski di belahan benua lain sudah bisa bergulir tanpa kehadiran penonton, bayang-bayang penghentian kompetisi lebih dirasakan publik sepakbola Indonesia.

Setelah gagal mendapatkan izin keramaian dari kepolisian hanya empat hari sebelum kick-off lanjutan kompetisi pada awal Oktober 2020, PSSI mematok restart lagi di bulan November. Namun, hingga pertengahan bulan Oktober, atau dua pekan setelah pengumuman lanjutan kompetisi tak mendapatkan izin, belum ada tanda-tanda positif.

Meskipun demikian, PERSIB memilih bersikap optimistis. Pangeran Biru tetap menjadi klub terdepan yang punya harapan lanjutan Liga 1 2020 bisa dilanjutkan. Buktinya baru saja terjadi, seluruh pemain hadir dan penuh semangat mengikuti program latihan perdana setelah sepekan diliburkan. Bahkan, pada akhir pekan, untuk menjaga atmosfer pertandingan yang kompetitif, PERSIB langsung menggelar game internal.

"Meski dengan metode dan pendekatan sedikit berbeda, kita tetap menyusun program latihan hingga bulan November," ujar Robert.

Tekad kuat Robert melanjutkan persiapan tim di tengah ketidakpastian mendapat dukungan kuat dari para pemain. Buktinya, para pemain asing memilih bertahan di Bandung ketimbang pulang ke negaranya saat kompetisi gagal restart. Pemain lokal pun rela menjalani liburan singkat di kampung halamannya karena harus langsung bergegas bergabung dalam sesi latihan.

Saat memulai latihan kembali, aura kegembiraan menyelimuti seluruh pemain PERSIB. "Kami senang kembali ke lapangan. Karena inilah yang kami senangi. Kalau bisa, kami ingin main bola terus," cetus Kim Jeffrey Kurniawan, gelandang yang baru pulih dari cedera di bagian rusuknya.

Pernyataan Kim jelas menunjukkan pilihan dan optimisme bahwa kompetisi mesti dilanjutkan. Sebagai konsekwensinya, seperti yang ditunjukkan seluruh pemain, Kim pun harus bekerja keras dan tetap fokus menyongsong datangnya lanjutan kompetisi di bulan November mendatang. Semoga.***

persib.co.id
kolom
Dear PSSI, Jangan Lupakan Sepakbola Putri
Andai kompetisi sepekbola di Tanah Air kembali digelar,  PSSI seyogyanya juga mempertimbangkan masa depan dari bibit-bibit potensial pemain putri.
Jumat, 23-10-2020 17:29 WIB
kolom
Komitmen untuk PERSIB
Di tengah ketidakpastian kompetisi, ia berkomitmen tetap bersama PERSIB
Kamis, 22-10-2020 21:00 WIB
kolom
Menjaga Psikologis
PERSIB di bawah penanganan pelatih Robert Alberts memutuskan untuk tetap menjalani latihan
Rabu, 21-10-2020 18:00 WIB