Para pemain PERSIB menjalani latihan di Stadion GBLA, Senin 8 September 2020©PERSIB.co.id/Barly Isham

kolom
Selasa, 08-09-2020 18:55 WIB

Pangeran Biru Harus Lebih Agresif

Jadwal lanjutan kompetisi Liga 1 2020 akhirnya terbit pekan kemarin. Setidaknya kepastian itu membuat tenang jajaran pelatih dan para pemain. Artinya, tim bisa benar-benar fokus kepada persiapan teknis di lapangan tanpa harus memikirkan hal lain.

Namun, kesiapan PERSIB tampaknya masih belum sesuai harapan sejauh ini. Robert mengatakan timnya masih berupaya mengembalikan segala aspek. Akan tetapi hal itu bisa dilakukan secara bertahap.

Sebab kalau terburu-buru justru akan membahayakan mental dan fisik itu sendiri. Bahkan bukan tak mungkin membuat pemain menjadi cedera.

Untuk urusan kesiapan bertanding 90 menit, Robert mengakui belum puas. Dalam dua internal training match dan dua friendly match yang digelar, tim Pangeran Biru dianggap hanya prima dalam 70 menit. 

Hal tersebut sebetulnya normal. Karena penundaan kompetisi akibat pandemi seakan membuat hari ini menjadi seperti masa pramusim. Semuanya harus mengulang apa yang pernah dilakukan pada bulan Januari dan Februari lalu.

Itulah kenapa, Robert membutuhkan uji tanding dalam sepekan sekali. Yang terbaru, PERSIB mengundang rivalnya Persikabo untuk berlatih tanding. Kedua klub sepakat membagi tim menjadi dua untuk mengadakan dua pertandingan. Kedua pertandingan itu dilaksanakan dalam waktu 90 menit penuh di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, 5 September 2020.

Menurut penuturan pria asal Belanda itu, mengajak tanding Persikabo ialah pilihan yang tepat. Karena tim perlu suasana yang lebih kompetitif. Lagi pula, hal itu agak sulit didapatkan dalam internal training match.

Meskipun kedua pertandingan menghadapi Persikabo berakhir dengan skor imbang. Robert terlihat cukup puas. Bukan karena skor akhirnya ataupun performa tim secara taktik.

Akan tetapi, ia merasa adanya suasana kompetitif yang kembali didapatkan timnya hari itu. Semua pemain tampil serius dan tak mau kalah. Bahkan banyak juga ketegangan terjadi walaupun itu hanya pertandingan persahabatan.

Setelah empat pertandingan latih tanding itu, Maung Bandung, kata Robert, mengalami peningkatan di sejumlah aspek. Tapi soal level agresivitas permainan masih belum sesuai harapan. Robert ingin anak asuhnya lebih cepat dalam berpikir, mengejar bola dan melakukan transisi bertahan-menyerang.

“Banyak yang harus diperbaiki. Sebetulnya bagus karena kita bisa bertanding 90 menit (melawan Persikabo) tapi kita harus bermain lebih cepat dalam transisi bertahan dan menyerang. Kita harus lebih agresif dalam mencari bola dan kita perlu lebih baik dalam bertahan saat situasi set piece,” ujarnya.

Menurut rencana, PERSIB akan kembali beruji tanding menghadapi tim lainnya dari Liga 1 akhir pekan ini. Tentunya, bukan untuk mengejar hasil akhir. Karena untuk saat ini, yang perlu kita simak adalah bagaimana tim berproses untuk kembali menjadi tangguh seperti sebelum kompetisi ditunda.***


FERRI AHRIAL

 

PERSIB.co.id
kolom
Asa Kembali ke GBLA
Tanggal 23 September 2018 menjadi penanda berakhirnya PERSIB bermain di GBLA
Rabu, 23-09-2020 17:00 WIB
kolom
Sayap-sayap PERSIB
Robert Alberts telah memiliki lima pemain sayap berbahaya
Selasa, 22-09-2020 17:00 WIB
kolom
PERSIB dan Bobotoh Global
Tanpa Bobotoh, PERSIB bukanlah apa-apa
Senin, 21-09-2020 19:00 WIB