Para pemain PERSIB menyapa Bobotoh seusai pertandingan kontra Persija©PERSIB.co.id/Gregorius A.K.

kolom
Selasa, 10-11-2020 14:02 WIB

Pahlawan PERSIB

Hari ini lini masa di jagat maya dipenuhi dengan peringatan Hari Pahlawan Nasional. Ini memang peringatan tahunan yang jatuh setiap tanggal 10 November. 

Banyak orang mengenang dan membicarakan kembali sosok pahlawan nasional seperti misalnya bapak proklamasi Ir. Soekarno, Bung Tomo, RA Kartini hingga Ki Hajar Dewantara. 

Tak sedikit juga warganet yang memilih membicarakan nilai dan sifat kepahlawanan di kehidupan sehari-hari. Contohnya, seorang ibu dan ayah, guru ataupun dokter yang kini tengah berjuang. 

Itu sebetulnya menandakan bahwa pahlawan dapat didefiniskan dengan amat luas. Tergantung preferensi setiap individu. 

Nah, pahlawan juga tentunya ada di dalam lingkungan PERSIB. Bisa jadi para pendiri klub, pelatih yang sudah membuat tangguh sebuah tim ataupun pemain yang berjuang sekuat tenaga untuk meraih hasil maksimal. 

Bobotoh PERSIB pun turut meramaikan media sosial Twitter dengan berbagi pahlawan versinya masing-masing. Salah satunya, ada yang menyebut nama Djadjang Nurdjaman, eks pelatih Pangeran Biru yang mempersembahkan gelar juara ISL 2014 silam. 

Kejayaan Djanur bersama PERSIB itu sekaligus mengakhiri puasa gelar sepanjang 19 tahun lamanya. Selain itu, ada pula yang memilih I Made Wirawan sebagai pahlawan PERSIB bagi dirinya. 

Tak heran, tepisan krusial Made terhadap tendangan penalti Nelson Alom di partai final Indonesia Super League (ISL)  2014 membuat dia pantas disebut pahlawan. 

Pastinya, Bobotoh juga takkan melupakan salah satu pahlawan PERSIB dalam laga bersejarah kontra Persija Jakarta di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, 23 September 2018 lalu. Dia adalah Bojan Malisic, pemain belakang asal Serbia yang sukses membuat gol penentu kemenangan PERSIB pada menit 90+3. 

Kita bahkan masih mengingat dengan jelas selebrasi Malisic yang menghampiri tribun timur untuk merayakan gol bersama Bobotoh. 

Namun bila kita menengok lebih jauh, pahlawan PERSIB juga bisa dimaknai dengan kesetiaan dan totalitas Bobotoh itu sendiri. Dukungan tanpa lelah dari balik layar kaca hingga tribun stadion senantiasa memberikan energi positif bagi para pemain dan pelatih saat bertanding. 

Kita mestinya sepakat, sebuah klub tidak pernah benar-benar bisa berjuang sendirian tanpa dukungan suporter. Karena PERSIB dan Bobotoh akan selalu berdampingan dan berjuang bersama.***

FERRI AHRIAL

PERSIB.co.id
kolom
Benahi Kompetisi di Tengah Pandemi
Terhentinya Liga 1 2020 harus diambil hikmah dan sisi positifnya bagi sepakbola Indonesia
Rabu, 20-01-2021 17:00 WIB
kolom
Langkah Nyata di Tengah Ketidakpastian
Membangun fasilitas latihan untuk tim sudah menjadi rencana besar PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB)
Rabu, 13-01-2021 18:00 WIB
kolom
Dilema Sepakbola Indonesia
Hampir setahun, Indonesia kehilangan ingar bingar sepakbola
Jumat, 08-01-2021 21:00 WIB