Ardi Maulana, Saiful dan Ravil Shandyka Putra@PERSIB.co.id/Amandeep Rohimah 

kolom
Sabtu, 29-08-2020 21:48 WIB

Menyimak Rekam Jejak Tiga Pemain U-20 PERSIB

Tiga pemain Diklat telah bergabung dalam latihan tim senior PERSIB. Penambahan tiga pemain itu dilakukan untuk memenuhi regulasi pemain U-20 yang diberlakukan PT. Liga Indonesia Baru menjelang bergulirnya kembali Liga 1 2020. 

Tiga pemain yang baru bergabung itu adalah Ardi Maulana, Saiful dan Ravil Shandyka Putra.  Ardi dan Saiful bertugas di lini kedua atau barisan lini tengah, sedangkan Ravil adalah seorang.

Ardi cenderung berperan sebagai penyeimbang, sedangkan Saiful adalah tipe pemain yang asyik ketika bermain taktis dengan rekan setimnya. Sementara Ravil memiliki keunggulan dari segi kecepatan dan mengenal dengan baik daerah sisi lapangan.  

Lantas, bagaimana talenta muda ini dapat berkontribusi menambah daya dobrak Pangeran Biru di Liga 1? Kita tentu berharap mereka mendapat kesempatan dari pelatih Robert Alberts untuk menimba pengalaman dan membuktikan kemampuannya.  Namun sebelum itu, tak ada salahnya kita juga melihat rekam jejak ketiga pemain U-20 ini selama memperkuat tim Maung Ngora.

Ardi dan Saiful sama-sama bergabung ke Diklat PERSIB saat berlaga di Piala Soeratin U-17 tahun 2018. Maung Ngora saat itu harus bersabar meraih prestasi, seiring kegagalan merengkuh juara di regional Jawa Barat setelah kalah di partai puncak.

Namun, Ardi dan Saiful tampil lebih matang di gelaran Elite Pro Academy PSSI U-16 tahun 2018. Di saat yang sama, Ravil baru masuk ke tubuh Maung Ngora. Polesan Diklat membuat Ardi dan Saiful lebih berperan, di saat Ravil yang masih berjuang dengan proses adaptasi.

Di kompetisi tersebut, peran Ardi lebih sentral. Mobilitasnya lebih tinggi dalam mengalirkan bola ke depan di mana ada Saiful dan Beckham Putra Nugraha sebagai targetnya saat itu. Ardi juga terbantu oleh gelandang kreatif Kaka Dwiguna dalam mengemban tugasnya tersebut. 

Sama halnya dengan Ardi, Saiful juga semakin menunjukkan kemajuan. Meski di awal kompetisi mengalami cedera lengan dan membuat timnya meraih hasil minor dalam dua laga di Jakarta, tetapi, pemain asal Karawang itu bisa mengejar ketertinggalan. 

Selepas cedera, Saiful tumbuh menjadi pemain yang tak hanya berbahaya saat menguasai bola, tapi juga eksekusi bola mati. Momen tendangan bebas yang dieksekusi Saiful tak jarang membuat jantung kiper lawan berdegup lebih kencang. Karena di saat itulah, pemain asal Karawang ini menambah koleksi golnya.

Total 9 gol dicetak Saiful di tahun 2018 yang menjadikannya sebagai topskor  PERSIB U-16. Sedangkan Ardi menyumbang satu gol  dan 3 assist.  Namun peran vitalnya di lini tengah membuat Ardi terpilih sebagai pemain terbaik Elite Pro Academy PSSI U-16 2018. 

Di sisi lain, Ravil masih beradaptasi dengan suasana tim Maung Ngora. Pundi-pundi golnya hanya mencapai angka empat dari 13 laga yang ia jalani di tahun pertamanya. Namun angka tersebut melonjak drastis menjadi nyaris tiga kali lipat di tahun berikutnya. 

Ravil memahami betul dengan gaya bermain tim Maung Ngora, yang selalu tampil menekan sejak bek tengah tim lawan menguasai bola. Dengan kecerdasannya, ia akan menekan pemain  belakang tim lawan agar tak lama menguasai bola.

Namun tak jarang, tim PERSIB U-16 saat itu mendapat serangan yang membuat tim lawan sukses menembus ke daerah pertahanan. Beruntung, PERSIB U-16 saat itu juga diperkuat duet Rahmat Hidayat dan pemain berbakat asal Majalengka, M. Rizha Setiawan.

Serangan lawan akan diredam dua pemain tersebut, dan di saat yang sama, Ravil sudah turun ke lini tengah. Seketika, bola mampu direbut Rizha dan ia akan segera kirimkan umpan jauh ke daerah kosong di daerah pertahanan lawan untuk kemudian dikejar Ravil.

Bola kiriman bek bisa digapai Ravil dengan akselerasi tinggi dan tak butuh banyak sentuhan. Ia lantas menyarangkan bola ke gawang lawan seperti yang dilakukannya saat bertemu Arema FC U-18 di Stadion UNPAD, Jatinangor tahun lalu. 

Apakah tiga pemain U-20 ini dapat melakukan hal serupa untuk tim senior PERSIB? Atau bahkan tampil meroket mengikuti jejak Beckham Putra Nugraha? Kita nantikan bersama. ****

PANDU PERSADA

PERSIB.co.id
kolom
Asa Kembali ke GBLA
Tanggal 23 September 2018 menjadi penanda berakhirnya PERSIB bermain di GBLA
Rabu, 23-09-2020 17:00 WIB
berita harian
PERSIB Daftarkan Empat Pemain U-20
Keempat pemain tersebut yakni Kakang Rudianto, Saiful, Ravil Shandyka Putra dan Ardi Maulana
Selasa, 22-09-2020 20:00 WIB
kolom
Sayap-sayap PERSIB
Robert Alberts telah memiliki lima pemain sayap berbahaya
Selasa, 22-09-2020 17:00 WIB