Supardi Nasir Bujang menikmati ketidakpastian © PERSIB.co.id/Amandeep Rohimah

kolom
Jumat, 16-10-2020 19:00 WIB

Menikmati Ketidakpastian

Dalam hidup, akan selalu ada hal yang tak sesuai harapan. Seperti situasi yang dihadapi klub-klub kontestan Liga 1 2020. Banyak hal yang sudah dilakukan sejak awal musim, tapi hanya tiga pertandingan yang dimainkan. Semua terhenti pada pekan keempat akibat Covid-19 mewabah di bulan Maret.

Kabar mengembirakan sempat datang ketika rencana kompetisi kembali bergulir di bulan Oktober diumumkan. Persiapan kembali dilakukan pada bulan Agustus oleh klub peserta. Tapi, persiapan itu kembali terkesan sia-sia. Pihak kepolisian tak memberi izin saat semua tim siap tampil di bulan Oktober.

Kini, meski tetap tak pasti, ada kabar lagi restart kompetisi di bulan November. Tapi, pihak kepolisian lagi-lagi masih belum memberikan izin. PSSI pun tak tahu kapan izin akan didapat. Bisa Desember atau Januari. Semuanya tak pasti. Hingga saat ini kompetisi tak jelas nasibnya.

Situasi sulit buat semua tim, tak terkecuali PERSIB. Apalagi persiapan dan perencanaan sudah sesuai harapan. Sebelum liga berhenti, hasil sempurna di tiga laga awal pun didapatkan. Tapi, semua tiba-tiba kacau. Seakan usaha selama ini tak berarti apa-apa dengan kondisi tersebut.

Tapi, perasaan marah dan kesal tak akan menyelesaikan masalah. Akhirnya, PERSIB menyikapi hal tersebut dengan "enjoy". PERSIB tak mau larut dalam kesedihan. Semua dijalani dengan santai dan tetap semangat, serta percaya situasi akan segera membaik.

Menikmati ketidakpastian kompetisi akhirnya dilakukan. Pelatih Robert Alberts pun menuangkan semua rasa itu dalam program latihan. Saat tim-tim lain meliburkan pemain, PERSIB tetap menjaga timnya untuk berlatih di tengah ketidakpastian kompetisi.

Tampaknya, Robert tetap menjaga rasa optimisme kembalinya liga. Program latihan fokus pada menjaga kebugaran pemain dan dibuat dengan situasi keceriaan. Latihan pun dimodifikasi yang awalnya semingu lima kali, kali cuma tiga kali. Latihan pun hanya fokus menjaga kebugaran pemain.

Dukungan pun diberikan pemain dan manajemen klub. PERSIB hingga saat ini masih dengan kekuatan lengkap. Semua pemain tetap setia bersama PERSIB, tak terkecuali pemain asing. Semua dilakukan dengan tetap semangat dan tanpa beban demi lambang di dada.
 
Semoga pengorbanan dalam semua usaha PERSIB ini berbuah manis.***

M. Jatnika Sadili
kolom
Dear PSSI, Jangan Lupakan Sepakbola Putri
Andai kompetisi sepekbola di Tanah Air kembali digelar,  PSSI seyogyanya juga mempertimbangkan masa depan dari bibit-bibit potensial pemain putri.
Jumat, 23-10-2020 17:29 WIB
kolom
Komitmen untuk PERSIB
Di tengah ketidakpastian kompetisi, ia berkomitmen tetap bersama PERSIB
Kamis, 22-10-2020 21:00 WIB
kolom
Menjaga Psikologis
PERSIB di bawah penanganan pelatih Robert Alberts memutuskan untuk tetap menjalani latihan
Rabu, 21-10-2020 18:00 WIB