Kakang Rudianto@PERSIB.co.id/Amandeep Rohimah

kolom
Kamis, 10-09-2020 12:06 WIB

Menanti Kiprah Kakang, Jebolan Akademi PERSIB Menuju Tim Senior

Kakang Rudianto diharapkan menjadi pembuka jalan bagi pemain Akademi laiinnya untuk dapat menembus tim senior PERSIB. Cita-cita besar Akademi PERSIB akan tercapai dengan adanya pemain binaan tampil di kompetisi Liga 1.

Akademi PERSIB ingin mengikuti kesuksesan lembaga induknya, Diklat PERSIB, yang sudah berhasil mencetak pemain untuk tim senior. Nama-nama seperti, Febri Hariyadi, Gian Zola, Abdul Aziz, Henhen Herdiana, adalah alumni Diklat yang sudah merasakan kasta tertinggi kompetisi di Indonesia.

Kontribusi Diklat untuk tim senior PERSIB tidak berhenti hanya angkatan pertama. Pada musim 2020,  pemain jebolan Diklat turut bergabung bersama Pangeran Biru. Mereka adalah Beckham Putra Nugraha, Mario Jardel dan Aqil Savik.

Bahkan menghadapi lanjutan kompetisi Liga 1 2020, ada tambahan empat pemain U-20 yang ikut berlatih. Empat pemain muda yang berpeluang bermain di tim senior adalah Ardi Maulana, Saiful, Ravil Sandhika dan Kakang Rudianto.

Berbeda dengan tiga rekannya, Kakang satu-satunya yang berangkat dari Akademi PERSIB. Kerja keras dan semangat membuatnya diliirk oleh PERSIB U-16  untuk bermain di Elite Pro Academy musim 2019.

Pemain kelahiran 2 Februari 2003 ini pun promosi ke PERSIB U-18 tahun ini. Namun, kecakapan di lapangan membuatnya melakukan lompatan, langsung trial bersama PERSIB, melewati rute yang umumnya dijalani pemain lain. Dia melewati PERSIB U-20, Maung Anom atau Bandung United. 

Keputusan pelatih Robert Alberts memanggil Kakang  bukan tanpa asalan kuat.  Ia memiliki pengalaman bersama tim Garuda Select di Italia dan Inggris. Selama mengikuti program PSSI tersebut, khususnya di Inggris, Kakang jadi pemain dengan menit bermain terbanyak dengan 766 menit.

Kerja kerasnya selama ini pun berbuah manis. Selangkah lagi dia bisa menjadi pemain profesional di klub yang menjadi impiannya sejak kecil. Kakang dan rekan-rekannya dari Diklat PERSIB masih harus berjuang membuktikan kemampuan untuk menarik hati Robert.

Akhir pekan ini akan menjadi penentuan apakah Kakang akan menjadi jebolan Akademi pertama yang tembus tim senior. Atau ada pemain lainnya yang menggantikan posisi pemain jangkung tersebut.

Sebagai informasi, Akademi PERSIB merupakan lembaga pembinaan pemain usia di bawah 16 tahun. Pemain yang siap lanjut ke level berikutnya bisa bergabung bersama tim junior Maung Anom, Bandung United. Pemain muda terbaik berkesempatan bergabung dengan Diklat PERSIB (PERSIB U-16) dan terus meningkat ke PERSIB U-18, PERSIB U-20, Bandung United, Maung Anom. Puncaknya, mereka yang berprestasi berpeluang  masuk ke tim senior PERSIB.

Bagi para pemain muda, kebijakan baru ini Liga 1 menjadi sebuah kesempatan emas. Sebab, regulasi pemain U-20 membuat mereka bisa lebih cepat menembus tim senior. Rute panjang yang biasanya harus dilalui kini dapat dipangkas. 

Namun, mampukah mereka membuktikan dan siap bersaing dengan pemain bintang Liga 1. Semoga regenerasi akan terus berlanjut, dan Kakang menjadi pemain Akademi PERSIB pertama yang menembus tim senior PERSIB. ***

JATNIKA SADILI

PERSIB.co.id
kolom
Wacana Kompetisi Format Baru
Di saat semuanya menantikan kepastian, malah muncul spekulasi bahwa kompetisi akan digelar dengan format baru
Selasa, 20-10-2020 17:00 WIB
kolom
Menikmati Ketidakpastian
PERSIB menyikapi hal tersebut dengan "enjoy"
Jumat, 16-10-2020 19:00 WIB
kolom
Mengawal Semangat Robert
Dengan semangat #Ngahiji, Robert pun selalu berusaha suasana menciptakan tim menjadi ceria dan bersahabat
Rabu, 14-10-2020 19:00 WIB