Ardi Idrus pada sesi latihan perdana © PERSIB.co.id/Gregorius Aditya Katuk

kolom
Selasa, 11-08-2020 20:30 WIB

Kebiasaan Baru, Semangat Sama

Setelah sempat berhenti karena pandemi Covid-19, PERSIB kembali menggelar sesi latihan bersama, mulai Senin 10 Agustus 2020 kemarin di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Raut wajah ceria terpancar di seluruh pemain, pelatih dan ofisial. Tak heran, karena ini adalah momen yang dinantikan mereka sejak lama. Semuanya tampak antusias tanpa terkecuali.

Stadion GBLA pun seolah kembali hidup. Suara kicauan burung di pagi hari terdengar jelas seakan menyambut riang kembalinya sang Pangeran Biru.

Kendati begitu, belum semua pemain dapat berkumpul di latihan perdana. Nama-nama seperti Geoffrey Castillion, Wander Luiz dan Zulham Zamrun masih tertahan di kampung halamannya dan harus menunggu jadwal keberangkatan yang paling memungkinkan.

Begitu juga dengan Febri Hariyadi dan Beckham Putra Nugraha. Keduanya masih harus absen lantaran sedang mengikuti pemusatan latihan bersama Tim Nasional Indonesia.

Yang paling menarik dari permulaan ini adalah banyaknya kebiasaan baru. Hal itu adalah sederetan regulasi mengenai protokol kesehatan. Di depan pintu masuk stadion terdapat tempat untuk mencuci tangan dengan sabun. Dedi Kusnandar dan kawan-kawan sama sekali terlihat tak keberatan untuk sejenak berhenti membersihkan tangan.

Sebelum latihan, semua peralatan dan sejumlah spot penting disemprot dengan disinfektan. Tentunya, kita tak akan pernah melihat pemandangan seperti ini bila tak ada pandami.

Dokter tim, M. Rafi Ghani datang lebih pagi. Bukan untuk memulihkan cedera. Ia berdiri di pintu ruang ganti memegang thermo gun. Ia terus memastikan, semua pemain, pelatih, staf ofisial dan media yang masuk ke stadion dalam keadaan yang sehat.

Sekali lagi, PERSIB tampak tak keberatan dengan semua kebiasaan baru ini. Mungkin ini adalah bagian dari pembelajaran untuk bisa hidup bersih dan sehat ada atau tidak adanya pandemi.

Pelatih Robert Alberts mengatakan dirinya sudah lama merindukan kegiatan berlatih dan bertanding. Dalam sesi wawancara Senin 10 Agustus 2020 kemarin, ia berharap semua yang terlibat di sesi latihan bisa terus disiplin terhadap protokol kesehatan yang berlaku.

“Kami sudah menantikan momen ini sejak bulan lalu dan saya senang semuanya berjalan lancar terutama ketika mendengar semua pemain dan staf mendapat hasil negatif dari tes kemarin. Tentunya semua harus tetap disiplin dan menjalani latihan dengan baik, " kata Robert setelah memimpin latihan kemarin.

Hal serupa juga diungkapkan Rafi Ghani. Bagi dia, menjaga jarak dalam berkegiatan bukan berarti tidak bersatu. Sebab untuk saat ini, menjaga jarak antar sesama adalah salah satu cara ampuh untuk menghindari wabah Covid-19 sampai nanti ditemukannya vaksin.

“Mohon untuk semua menghormati protokol kesehatan karena ini demi kebaikan PERSIB dan bobotoh juga. Hal seperti berfoto bersama tidak bisa dilakukan karena tidak menjaga jarak. Sekali lagi, kita sama-sama ngahiji menjaga jarak demi menjadi kahiji di akhir musim nanti," tegasnya.

Meski saat ini PERSIB menerapkan banyak kebiasaan baru, kita perlu yakin bahwa tim ini tetap punya semangat yang sama seperti di awal kompetisi kemarin, yakni menjadi juara.***

Ferri Ahrial
kolom
Wacana Kompetisi Format Baru
Di saat semuanya menantikan kepastian, malah muncul spekulasi bahwa kompetisi akan digelar dengan format baru
Selasa, 20-10-2020 17:00 WIB
kolom
Menikmati Ketidakpastian
PERSIB menyikapi hal tersebut dengan "enjoy"
Jumat, 16-10-2020 19:00 WIB
kolom
Mengawal Semangat Robert
Dengan semangat #Ngahiji, Robert pun selalu berusaha suasana menciptakan tim menjadi ceria dan bersahabat
Rabu, 14-10-2020 19:00 WIB