Supardi Nasir Bujang © PERSIB.co.id/Gregorius Aditya Katuk

kolom
Kamis, 01-10-2020 17:00 WIB

Jangan Sampai Kembali ke Titik Nol

Liga 1 2020 harus ditangguhkan karena pandemi Covid-19. Di bulan Maret 2020, kompetisi berhenti saat pertandingan masuk pada pekan ketiga.

Kurang lebih lima bulan hanya berlatih mandiri, pada Agustus 2020 ada kabar baik, jika liga dijadwalkan kembali pada bulan Oktober 2020. PERSIB pun langsung tancap gas melakukan persiapan, termasuk melakukan uji tanding.

PSSI sebagai induk sepakbola tertinggi di Indonesia juga melakukan berbagai langkah. Penandatanganan kesepakatan dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) selaku Gugus Tugas Covid-19 menjadi lampu hijau buat PT Liga Indonesia Baru (LIB) untuk menggulirkan kembali kompetisi. Oktober menjadi bulan yang dinantikan pecinta sepakbola Indonesia.

Sayang, persiapan yang sudah berjalan baik harus berantakan. Pihak kepolisian tak mengeluarkan izin keramaian dengan alasan masih tingginya angka penyebaran Covid-19 di Indonesia. Kompetisi kembali tak jelas kapan bergulir, meskipun PSSI mematok rencana di bulan November.

Situasi yang sulit bagi semua tim dan pemain. Apalagi PERSIB yang sudah mempersiapkan semuanya dengan baik dan siap tampil tanggal 4 Oktober 2020 kontra PSM Makassar di Yogyakarta. 

Tapi, kondisi ini tak mesti menjadikan semua persiapan sia-sia.  Pemain yang sudah siap dari sisi mental dan juga fisik tinggal menjaga semuanya tetap baik hingga akhir Oktober 2020. Jangan sampai kebugaran yang sudah baik kembali ke titik nol lagi. Sebab hal itu akan menyulitkan persiapan dalam waktu sebulan.

Seperti kata Supardi Nasir, ia dan rekan-rekannya akan tetap menjaga motivasi dan asa kembalinya liga. Rasa optimisme tetap harus dijaga supaya semua tetap siap bertanding, walau belum pasti kapan bergulirnya kompetisi.

"Saya optimistis liga akan kembali bergulir, walau tidak tahu kapan pastinya. Optimisme dan motivasi harus tetap kami jaga. Kami tetap berlatih mandiri seminggu ini. Karena sayang kalau tidak menjaga kebugaran saat ini, setelah selama dua bulan lalu berlatih rutin. Jadi, kami harus tetap menjaga kebugaran sampai ada kepastian liga kapan berlanjut kembali," kata Supardi.

Pemikiran itu sudah benar bagi seorang pemain. Sebab, jangan sampai usaha selama ini sia-sia dan persiapan tim kembali ke titik nol. Semoga November benar-benar menjadi bulan kemenangan untuk semua. Pandemi berakhir, kepolisian memberikan izin kompetisi kembali berlanjut. Rindu pecinta sepakbola khususnya Bobotoh kepada laga PERSIB terbayar. Semoga ***

M. Jatnika Sadili
kolom
Dear PSSI, Jangan Lupakan Sepakbola Putri
Andai kompetisi sepekbola di Tanah Air kembali digelar,  PSSI seyogyanya juga mempertimbangkan masa depan dari bibit-bibit potensial pemain putri.
Jumat, 23-10-2020 17:29 WIB
kolom
Komitmen untuk PERSIB
Di tengah ketidakpastian kompetisi, ia berkomitmen tetap bersama PERSIB
Kamis, 22-10-2020 21:00 WIB
kolom
Menjaga Psikologis
PERSIB di bawah penanganan pelatih Robert Alberts memutuskan untuk tetap menjalani latihan
Rabu, 21-10-2020 18:00 WIB