Kaleidoskop Desember © PERSIB.co.id/Derry Setiadi Nugraha

berita harian
Minggu, 30-12-2018 19:33 WIB

Kaleidoskop 2018 (Desember): PERSIB Peringkat 4, Diklat Double Winners

PERSIB menjalani pekan padat dengan tiga pertandingan di awal Desember. Ketiga laga tersebut adalah melawan Persela pada pekan ke-33 Go-Jek Liga 1 di Lamongan, Sabtu 1 Desember, PSCS Cilacap di Piala Indonesia (5 Desember) dan laga pamungkas Go-Jek Liga 1 kontra Barito Putera, Sabtu 8 Desember. 

Saat bertandang melawan Persela, PERSIB memaksa tuan rumah mengakhiri laga dengan skor 1-1. Pangeran Biru tertinggal lebih dulu lewat gol Wallace Costa pada menit 33, sebelum mencetak gol penyeimbang melalui eksekusi tendangan penalti Ezechiel N'Douassel menit (56). 

‎Pada pertandingan terakhir Go-Jek Liga 1 2018, PERSIB menjamu Barito Putera di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar. Laga berjalan sengit dan hujan enam gol pun berakhir dramatis 3-3. 

Gol pertama di laga ini dibuat gelandang Barito Putera, Rizky Rizaldi Pora  pada menit 18 yang dibalas Ghozali Muharam Siregar, dua menit kemudian. PERSIB balik unggul melalui gol Jonathan Bauman pada menit 23, tapi langsung bisa disamakan Samsul Arif Munip.

‎Ezechiel N'Douassel mencatatkan namanya di papan skor pada menit 42. Tapi Samsul mencetak gol keduanya di laga ini dua menit sebelum laga berakhir. Maung Bandung pun terpaksa menutup kompetisi dengan raihan satu poin. Hasil ini juga berarti PERSIB tak pernah meraih kemenangan di laga kandang di tempat netral.

Hasil imbang dengan Barito Putera mengakhiri petualangan PERSIB di peringkat 4 klasemen akhir dengan nilai 52, di bawah Persija Jakarta, PSM Makassar dan Bhayangkara FC. Posisi Maung Bandung turun satu peringkat karena di saat bersamaan, Bhayangkara FC menang 2-0 atas Bali United.

Piala Indonesia. 

PERSIB bernasib lebih baik di Piala Indonesia dengan melajunya Supardi dan kawan-kawan ke babak 32 Besar. Itu terjadi setelah menang 1-0 atas PSCS Cilacap di Stadion Wijaya Kusuma. ‎Kegigihan Maung Bandung berlaga di turnamen ini seiring dengan keseriusannya untuk berlaga di AFC Cup. 

Gol kemenangan Maung Bandung dibuat Febri Hariyadi di menit ke-49. Gol ini menjadi yang kedua disumbangkan Febri selama musim ini untuk ‎PERSIB. Satu gol lainnya dibuat 'Bow' saat menghadapi Persebaya Surabaya di Go-Jek Liga 1, Oktober lalu. 

PERSIB U-16 Juara

Boleh jadi, ini menjadi tahunnya Diklat PERSIB. Setelah PERSIB U-19, kini giliran PERSIB U-16 yang jadi kampiun untuk memastikan Double Winners. Rahmat Hidayat dan kawan-kawan menjuara Elite Pro Academy (EPA) PSSI U-16 2018 yang untuk pertama kali digelar. 

Maung Ngora ‎berjalan perlahan tapi pasti di kompetisi ini. Tim asuhan Kartono Pramdhan dihadapkan pada kompetisi yang menggunakan format pertandingan double game (dua pertandingan berdurasi 2x30 menit di hari Sabtu-Minggu). Regulasi seperti ini jelas berbeda dengan sepakbola umumnya, yang berlangsung dengan durasi 2x45 menit. 

Meski demikian, PERSIB mampu keluar sebagai juara grup Wilayah 1 dengan nilai 39 di babak pendahuluan. Itu setelah mereka tampil konsisten sehingga mampu melangkahi PS Tira, lawan yang tak pernah bisa dikalahkan selama fase tersebut. 

Selanjutnya, langkah PERSIB tak terbendung. Di babak 8 Besar PERSIB dan PS Tira kembali bertemu di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Senin 3 Desember lalu. Rekor terpecahkan, Maung Ngora memenangi laga dengan skor 2-1. 

Di semifinal, PERSIB tampil meyakinkan. Mereka mampu mengalahkan Barito Putera 3-1. Menghadapi duet bintang tim nasional Indonesia U16 Bagas-Bagus Kahfi, para penggawa Maung Ngora tampil solid. 

Selain melawan PS Tira, laga ulangan juga terjadi di final kompetisi ini dengan pertemuan antara PERSIB dan Bali United FC. Sebelumnya, kedua tim bertemu di babak 8 Besar yang dimenangkan dengan skor 3-0 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar 1 Desember.

Berbeda dengan pertemuan di babak 8 Besar itu, laga final menyuguhkan persaingan seru. Hingga pada akhirnya, PERSIB menang atas Serdadu Tridatu melalui drama adu penalti dengan skor akhir 5-4. Sang penendang terakhir tim Maung Ngora, Beckham Putra Nugraha menjadi penentu gelar juara PERSIB di kompetisi Elite Pro Academy PSSI U16. 

Pemain terbaik kompetisi ini disabet oleh gelandang Maung Ngora, Ardi Maulana. PSSI sebagai operator kompetisi tak memberikan kredit khusus bagi pencetak gol terbanyak, tapi di internal tim, catatan tersebut dimiliki gelandang serang, Saiful dengan torehan tujuh gol.***


PERSIB.co.id


berita harian
Kaleidoskop 2018 (November): PERSIB Kehilangan Peluang, Maung Ngora Juara
Maung Ngora mencetak sejarah dengan menjuarai Liga 1 U-19 2018
Minggu, 30-12-2018 14:03 WIB
berita harian
Kaleidoskop 2018 (Oktober): Sederet Sanksi Diterima, Paceklik Kemenangan Datang
Petaka menghampiri PERSIB setelah pertandingan versus Persija
Sabtu, 29-12-2018 19:33 WIB
berita harian
Sabtu, 29-12-2018 14:03 WIB