Budi Bram Rachman © PERSIB.co.id/Amandeep Rohimah

berita harian
Minggu, 01-03-2020 15:00 WIB

Jangan Ada Flare dan Bom Asap

Belajar dari pengalaman musim lalu, Panitia pelaksana pertandingan PERSIB mengimbau kepada bobotoh untuk tertib menyaksikan laga. Hal itu sebagai upaya menghindari denda Komdis PSSI.

General Coordinator LOC PERSIB, Budi Bram Rachman menyampaikan terima kasih kepada bobotoh atas kerjasamanya selama ini. Ia mengharapkan bobotoh kembali bisa tertib dan tidak menggunakan flare atau bom asap, baik sebelum, selama maupun setelah pertandingan.

Menurutnya bobotoh dapat saling menjaga demi terciptanya kondusivitas di stadion. Apalagi kontra Persela Lamongan adalah laga perdana Liga 1 2020. Kick-off pertandingan di Stadion Si Jalak Harupat mulai pukul 18.25 WIB.

"Saya berharap semua bisa menjaga ketertiban dan tidak ada flare, bom asap, tidak ada rasis, dan ujaran kebencian," kata Bram, Minggu 1 Maret 2020.

Harapan itu juga disampaikan oleh pelatih PERSIB, Robert Alberts. Dia berharap agar bobotoh bisa lebih tertib saat mendukung tim kesayangannya dalam pertandingan di kompetisi. 

Sebagai suporter terbaik, bobotoh memiliki kreativitas yang bagus dalam mengekspresikan kecintaannya kepada PERSIB dengan hal positif.

"Jika saya pendukung PERSIB, saya tidak mau klub membayar denda tiap pekan karena flare, bom asap dan hal yang tak diperbolehkan," ucapnya.

Jika tidak ada denda, Robert menilai dana tersebut bisa dipergunakan untuk hal yang bisa membuat tim lebih baik. "Uang itu bisa untuk memperbaiki fasilitas atau membeli pemain yang lebih bagus," ungkapnya.***


persib.co.id


berita harian
PERSIB Masih Menanti Kepastian Agenda Kompetisi
Setelah ada kepastian, ia baru bisa membuat rencana untuk menatap Liga 1 2021
Minggu, 24-01-2021 16:00 WIB
berita harian
Robert Berharap Komposisi Tim Tak Banyak Berubah
Robert Alberts berharap, komposisi timnya tak banyak berubah untuk musim 2021
Sabtu, 23-01-2021 09:00 WIB
berita harian
Robert: Keputusan untuk Tidak Melanjutkan Liga Sudah Tepat
Pelatih PERSIB Robert Alberts menilai pembatalan kompetisi adalah langkah tepat untuk kepastian yang selama ini dinantikan.
Kamis, 21-01-2021 11:15 WIB