Yoyo S Adiredja©PERSIB.co.id/M.Jatnika

interview
Sabtu, 05-09-2020 14:38 WIB

Yoyo Sambut Gembira Program FIFA untuk Akademi PERSIB Putri

Pembinaan di lingkungan Akademi PERSIB terus mengalami perkembangan. Tantangan besar menanti baik di tim putra maupun putri. Khusus di tim putri, pembinaan yang dilakukan Akademi PERSIB  mengundang perhatian dari FIFA.

Di sisi lain, di masa Adaptasi Kebiasaan Baru ini Akademi PERSIB dibagi empat kelompok. Dengan sepuluh Akademi PERSIB yang tersebar di Kota dan Kabupaten di Jawa Barat saat ini memungkinkan Akademi untuk menggelar Festival Sepakbola.

Festival Sepakbola direncanakan untuk bergulir bulan September ini dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan dan perkembangan situasi kesehatan di setiap daerah. Diharapkan, Festival Sepakbola ini akan jadi cikal bakal terbentuknya Liga yang lebih kompetitif. 

Seluruh kegiatan Akademi PERSIB berada di bawah pengawasan langsung Direktur Akademi, Yoyo S. Adiredja.  Berikut petikan wawancara dengan Yoyo terkait sejumlah program di Akademi PERSIB ; 

FIFA saat ini melakukan pantauan kepada Akademi PERSIB Putri. Apa manfaatnya bagi tim?

Ini semacam High Performance Coach, sebuah proyek dari FIFA berkaitan pembinaan pemain putri. Kami adalah salah satu dari tiga Akademi di Indonesia yang mendapat kesempatan ini.

Tentu saja, kita sangat bergembira karena ini bukan sekadar perhatian untuk memantau sebuah tim tapi kemudian juga bisa menjadi ajang untuk sharing sebagai upaya-upaya akselerasi dari sebuah pembinaan pemain putri. Mudah-mudahan proyek ini bisa bermanfaat besar untuk kita dalam peningkatan prestasi. 

Perlu dimaklumi bahwa di nasional, tim putri ini belum berkembang secara optimal. Mudah-mudahan upaya ini menjadi bagian dari percepatan untuk mengembangkan pembinaan itu dengan kedepan kita bisa belajar dan mendapatkan ilmu baru, khususnya untuk para pemain putri. 

Apakah ini akan menjadi beban Akademi agar standarnya selalu tinggi? 

Tidak. Ini bukan mengukur baik atau tidak baik, tapi merupakan project supaya para pelatih itu mendapat ilmu baru dari mereka (FIFA). Mereka tidak hanya mencermati tapi memberikan pengetahuan. Kita akan melakukan semacam tes yang kemudian datanya akan diserahkan kepada mereka, lalu kembali kepada kami menjadi sebuah masukan di bidang kepelatihan.

Beralih ke Festival Akademi PERSIB. Apa yang ingin diraih dalam event ini?

Festival ini sebagai salah satu tolok ukur di dalam pembinaan. Kita tidak mungkin hanya latihan karena anak-anak bisa jenuh. Anak-anak perlu mengimplementasikan hasil dari latihan itu ke dalam sebuah kerja sama di dalam tim. 

Sebenarnya ini cita-cita lama kami untuk membuat liga sendiri karena bagaimana pun harus punya event sendiri, tidak boleh bergantung kepada pihak lain. Untuk saat ini, sifatnya masih festival tapi mudah-mudahan, tahun depan bisa disempurnakan menjadi sebuah Liga yang berkualitas.

Kami punya sepuluh cabang sekarang. Dari sini, kita punya keuntungan dimana antara satu cabang dan yang lainnya bisa saling bantu untuk memudahkan dan meringankan beban cabang lainnya dalam ikut serta di event ini. 

Dan sudah pasti, event ini juga akan menjadi ajang pemilihan pemain-pemain terbaik kita untuk kemudian berkontribusi kepada Diklat di kompetisi Elite Pro Academy. ***

PERSIB.co.id
berita harian
Regulasi Pemain Muda Tantangan Bagi Diklat PERSIB
General Manager (GM) Diklat PERSIB, Yoyo S. Adiredja menyambut baik rencana penerapan regulasi pemain U-20 pada lanjutan Liga 1 2020.
Minggu, 23-08-2020 10:23 WIB
berita harian
Yoyo: Butuh Komitmen Kuat untuk Kelola Akademi di Daerah
Direktur Akademi PERSIB Yoyo S Adiredja menyatakakan, pengelolaan Akademi di daerah bukan hal yang mudah karena membutuhkan konsistensi dan komitmen yang kuat.
Sabtu, 11-07-2020 13:37 WIB
berita harian
Akademi PERSIB Jalin Kerjasama dengan Lembaga Pendidikan Formal
Akademi PERSIB belum lama ini menjalin kerjasama dengan sejumlah lembaga pendidikan. Kerja sama ini menjadi bentuk perhatian Akademi PERSIB dalam memasikan pendidikan formal para pemain.
Kamis, 09-07-2020 11:38 WIB