Boy Jati Asmara © PERSIB.co.id/M. Jatnika Sadili

interview
Senin, 15-06-2020 18:00 WIB

Boy Jati, "Saya Pastikan, PERSIB Klub Terbaik"

Boy Jati Asmara adalah eks penyerang PERSIB yang dikenal cukup nyentrik. Semangat dan gaya bermainnya di lapangan hijau tetap diingat bobotoh hingga sekarang. 

Boy sebenarnya sudah bergabung dengan PERSIB sejak tahun 2002. Namun, pemain bernomor punggung 17 itu terpaksa hengkang akibat kalah bersaing. Pada tahun 2005, Boy kembali ke klub yang dicintainya dan mencetak 7 gol sepanjang musim itu.

Persib.co.id berkesempatan berbincang melalui sambungan telepon dengan Boy pada Senin 15 Juni 2020. Soal memorinya bersama Maung Bandung, berikut petikan wawancaranya; 

Apa kabar, apa kegiatan Anda sekarang? 

Kabar saya baik. Saya sekarang melatih di SSB UNI Bandung. 

Bagaimana perasaan Anda pernah membela PERSIB? 

Buat saya, itu adalah sebuah kehormatan.  Makanya saya selalu all out di setiap pertandingan. 

Anda mencetak tujuh gol pada musim 2005, apakah itu sesuai harapan? 

Untuk level waktu itu, saya kira lumayan. Karena dulu permainan sangat keras di lapangan. Topskor pemain lokalnya PERSIB di musim itu saya dan Ekene Inkenwa mencetak 13 gol.

Dianggap sebagai pemain yang ngotot dan garang, bagaimana Anda memandang hal itu? 

Di luar lapangan, saya normal. Saya juga orang yang humoris bagi mereka yang sudah kenal dengan saya. Berbeda dengan di lapangan, saya bermain di kampung sendiri dan berseragam PERSIB. Saya harus habis-habisan. 

Dari tujuh gol yang Anda buat, yang mana paling favorit?

Gol lawan Persija. Meskipun hasil akhirnya 1-1, saya cetak gol dan itu bobotohnya meluber sampai ke santelban. 

Apa pesan Anda buat para pemain PERSIB saat ini dan akan datang? 

Harus total dalam bermain. Karena saya pastikan bahwa PERSIB klub terbaik di Indonesia dengan budaya suporter yang seperti ini. Jadi gunakan dengan baik kesempatan itu.***
 

persib.co.id
pernik
PERSIB Berduka, Mantan Pemain Nunung Mulyadi Meninggal Dunia
Pemain yang turut membawa Pangeran Biru juara Liga Indonesia (Ligina) 1994/1995, Nunung Mulyadi meninggal dunia
Minggu, 10-01-2021 10:00 WIB
legenda
Awai Kenang Kebangkitan 1989 Hingga Menginap di Dekat Kuburan
Pemain PERSIB di era 90-an Anwar Sanusi mengaku banyak memori indah selama membela Pangeran Biru. Dia bersyukur karena bisa merasakan tiga kali gelar juara bersama PERSIB. 
Kamis, 12-11-2020 17:00 WIB
legenda
Asep Sumantri, Rasakan Tiga Kali Juara di Usia 25 Tahun
Asep Sumantri menjadi pemain PERSIB di usia 20 tahun
Kamis, 08-10-2020 18:00 WIB