Michael Essien © PERSIB.co.id

from partner
Senin, 22-03-2021 14:16 WIB

Indomie X PERSIB: Mendunia Bersama

Dewasa ini kolaborasi makin banyak digunakan. Beberapa istilah dari model kerjasama dan kolaborasi pun bermunculan, co-branding, co-funding, co-working dan banyak lagi yang lainnya. Apapun itu, semuanya tetap memiliki tujuan yang sama yaitu demi terciptanya kemajuan dan kemenangan bersama.

“Alone we can do so little; together we can do so much,” kalimat bijak ini memang ada benarnya dan menjadi pegangan kenapa kolaborasi banyak bermunculan. Kita dapat melakukan sesuatu sendiri, tetapi dengan bersama kita bisa melakukan banyak hal.

Berbicara mengenai kolaborasi, sebagai sebuah tim, PERSIB yang mengedepankan kebersamaan tentu harus rajin melakukannya dengan mereka yang bergerak di luar sepakbola. Bersama Indofood salah satunya, kolaborasi dua bidang berbeda ini telah terjalin sejak tahun 2015.

Boleh dibilang, kerjasama antara PERSIB dengan Indofood adalah kolaborasi yang ideal terutama dengan Indomie sebagai salah satu produk andalannya. Sebab, meski berbeda bidang usaha, baik PERSIB atau Indomie memiliki banyak kesamaan latar belakang dan visi dan sama-sama memiliki sejarah panjang di bidangnya masing-masing.

PERSIB memiliki basis suporter terbesar di Indonesia dan tersebar di daerah-daerah lain. Di kota manapun di Indonesia PERSIB bertanding, selalu ada Bobotoh yang datang untuk menyambut dan mendukung.

Pun begitu dengan Indomie. Siap menyambut Anda di manapun Anda singgah. Indomie mempunyai rasa-rasa yang sangat dikenal oleh orang Indonesia dan ada juga cita rasa yang mengangkat kuliner suatu daerah seperti rasa rendang, Mie goreng Aceh, hingga Mie Kocok Bandung.

Menariknya, kesamaan dari skala daerah dan nasional itu sama-sama dibawa ke kancah global. PERSIB yang merajai di Asia dalam hal digital fans mulai merambah ke global. Sedangkan Indomie, sudah menjejakkan rasanya di berbagai belahan dunia.

Indomie mampu hadir menjadi teman di berbagai situasi. Indomie goreng biasa dikonsumsi untuk sarapan dan memulai aktivitas, sementara yang kuah biasa dikonsumsi sore hari saat rileks atau setelah menyelesaikan aktivitas. Senada dengannya, PERSIB baik kalah atau menang, hujan atau panas, akan tetap mendapatkan dukungan dan memberikan hiburan.

Selain bisa dimasak begitu saja, Indomie juga dapat dikreasikan dengan kreativitas dan sesuai selera masing-masing. Bahkan, bagi warga Jawa Barat, Indomie sering pula dipadukan dengan makanan daerah bernama cuanki. Biasanya, di tukang cuanki yang berkeluyuran, Indomie rasa soto dan ayam bawang menjadi favorit untuk disantap.

Tentunya, selain memberikan cita rasa lezat, spirit Indomie pada cuanki ini juga secara langsung senada dengan cita-cita pemerintah Republik Indonesia yang ingin menjadikan UKM sebagai tuan rumah di negeri sendiri. Dan, Indomie juga mendukung UKM seperti pedagang cuanki dan Warmindo (Warung Makan Indomie). Banyak ditemukan di daerah Bandung dan sekitarnya pedagang cuanki yang berjualan menggunakan produk serta branding dari Indomie pada gerobaknya.

Hal yang sama juga dengan PERSIB, yang tanpa disengaja menjadi berkah dan manfaat tersendiri. Di Bandung, banyak usaha kecil mendapatkan dampak positif bila menampilkan logo PERSIB di tempat dagangannya. Daya tarik PERSIB untuk mendatangkan pembeli tampaknya tak perlu diragukan lagi. Jadi, jangan pernah merasa heran jika melihat penjual cilok, cireng, batagor dan masih banyak lagi yang memakai logo PERSIB di gerobak jualannya.

Mendunia

Dewasa ini, Indomie hadir tidak hanya sebagai brand berkualitas tanah air. Tetapi juga sebagai role model makanan cepat saji yang praktis, harganya terjangkau, cocok untuk untuk semua kalangan, sekaligus enak dikonsumsi.

Tak bisa dipungkiri, nama Indomie menggaung di mana-mana. Ke daerah manapun kita pergi, Indomie selalu hadir menemani setiap perjalanan. Sebagai mana jingle-nya, “Dari Sabang sampai Merauke”, Indomie selalu menjadi yang terbaik dan dicintai.

PERSIB pun sama. Dukungan dan rasa cinta Bobotoh terhadap skuad berjuluk Pangeran Biru ini juga datang dari segala arah. Terbukti, bila PERSIB melakukan tur ke luar kota, nyanyian dukungan Bobotoh selalu terdengar bahkan sejak tiba di bandar udara.

Kala tengah bertanding di lapangan, Indofood dan Indomie pun ikut berjuang bersama PERSIB untuk sebuah kemenangan. Yaitu, dengan hadir sebagai mitra resmi yang tercantum di jersey pemain.

Pada akhirnya, bisa dikatakan kebersamaan Indomie dengan PERSIB ini tak luput dari semangat menuju internasional. Nama keduanya telah dikenal sampai ke berbagai penjuru dunia. Sebut saja sejumlah negara di benua Afrika, kemudian di Eropa seperti Perancis, Belanda, Turki, dan di Asia seperti Hong Kong, Thailand, Malaysia dan Arab Saudi.

Mirip sekali dengan PERSIB yang juga sering menjadi perbincangan masyarakat dunia. Misalnya ketika Pangeran Biru mendatangkan mega bintang Michael Essien pada 2017

lalu. Hampir seantero dunia membicarakan PERSIB dan pesepakbola asal Ghana itu. Selain Essien, PERSIB juga pernah mendatangkan eks pemain West Ham United, Carlton Cole di tahun yang sama.

Oleh sebab itu, perpaduan antara Indomie dan PERSIB sangat pantas untuk disebut sebagai perpaduan yang tepat. Karena keduanya sama-sama sedang membawa nama baik Indonesiah di kancah global.

Indomie seleraku, PERSIB klub kebanggaanku!***

 

Ferri Ahrial
from partner
Indofood Dukung Gerakan #Sauyunan PERSIB dan Bobotoh
Dalam program ini, Indofood memberikan paket bantuan untuk masyarakat yang membutuhkan dengan produknya, seperti Indomie dan Indomilk
Selasa, 27-07-2021 16:00 WIB
kolom
Kolaborasi di Antara yang Terbaik
Bersama Indofood, PERSIB menjalani masa persiapan dengan maksimal untuk meraih hasil terbaik di setiap pertandingan
Selasa, 01-06-2021 08:00 WIB
kolom
Bersama Indofood, PERSIB Menatap Mantap Liga 1
PERSIB punya tekad besar untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas.
Senin, 10-05-2021 15:00 WIB