©PERSIB.co.id/Derry Setiadi

berita harian
Selasa, 31-12-2019 19:00 WIB

Kaleidoskop 2019 (Desember) : Hariono Pamit, PERSIB Putri Cetak Sejarah

Bulan Desember menjadi bulan penutup di kompetisi Liga 1 2019. Harapan untuk bisa mencapai target di lima besar klasemen tetap ada, meskipun sempat dikalahkan Bali United pada laga pengujung bulan November. 

Namun, dari kompetisi Liga 1 Putri 2019, PERSIB Putri punya kabar menggembirakan. Skuat berjuluk Putri Biru itu memastikan diri lolos ke babak semifinal setelah berhasil menjadi juara Grup A dengan raihan 34 poin. 

Di hari pertama bulan Desember, PERSIB Putri sukses mengalahkan Arema FC Putri dengan skor 2-0 di Stadion Siliwangi, Bandung dalam laga leg pertama babak semifinal. 

Tapi, catatan apik itu tak berbanding lurus dengan perjalanan PERSIB senior. Sebab Maung Bandung kembali gagal memanfaatkan kans untuk menambah tiga poin kala menjamu Persela Lamongan di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung (3 Desember 2019).

Alih-alih menang meyakinkan dari tim papan bawah, Maung Bandung justru terpeleset lagi dan harus kalah 0-2. Gol bunuh diri Achmad Jufriyanto pada menit ke-56 menambah pahit kenyataan bagi bobotoh yang menyaksikan pertandingan malam itu. 

Menghadapi PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo, Sleman, 7 Desember 2019 lalu, skuat asuhan Robert Alberts tak ingin kalah lagi. Semua pemain berjuang keras di bawah guyuran hujan yang sangat deras. Sebetulnya, banyak peluang bagi PERSIB untuk bisa menuntaskan laga dengan kemenangan. Rapatnya barisan skuat Super Elang Jawa hingga peluit panjang memaksa laga harus berakhir dengan skor kacamata. 

Di hari yang sama, PERSIB putri berpesta. Een Sumarni dkk sukses melaju ke final Liga 1 Putri setelah menahan imbang 0-0 Arema FC pada laga leg kedua di Stadion Gajayana. 

Akhirnya, PERSIB senior mampu bangkit pada pertandingan selanjutnya kontra Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda, 11 Desember 2019 lalu. Tuan rumah dibuat menyerah akibat gol semata wayang Ghozali Muharam Siregar pada menit 41. Itu sekaligus menjadi kemenangan Maung Bandung di Stadion Segiri pertama dalam sejarah. 

Setelah melakoni dua laga tandang, PERSIB kembali pulang ke Bandung. Robert Alberts langsung berfokus untuk laga berikutnya kontra Badak Lampung FC (BLFC) yang digelar 16 Desember 2019. Melawan tim yang sudah dipastikan terdegradasi tak membuat PERSIB anggap remeh. 

Semua pemain tetap memberikan penampilan terbaik guna bisa mengamankan tiga poin. Alhasil, skuat Pangeran Biru pun sukses membekuk Laskar Saburai 4-0 berkat gol Ezechiel N’Douassel pada menit 48 dan 84, Nick Kuipers pada menit 54 dan Esteban Vizcarra pada menit 90. 

Hujan Air Mata di Laga Penutup Musim

Di pertandingan penutup 2019, terjadi hujan gol dan N’Douassel mencetak quattrick. PERSIB menang 5-2 kontra PSM Makassar di Stadion Si Jalak Harupat yang diguyur hujan besar pada 22 Desember 2019. Tapi, hujan air mata juga mewarnai pertandingan sore itu. Sebab, sang legenda hidup PERSIB Hariono harus melakoni laga terakhirnya untuk Maung Bandung setelah 11 tahun mengabdi. 

Yang membuat semakin berkesan ialah kala Hariono mencetak gol melalui titik putih pada menit 67. Itu sekaligus menjadi satu-satunya gol Hariono untuk PERSIB di ajang resmi kompetisi liga. Selain gol, ia pun berhasil mencetak satu assist untuk gol Ezechiel N’Douassel. Adalah hari yang bersejarah bagi Hariono. Dengan hasil itu, PERSIB bertengger di posisi keenam klasemen akhir Liga 1 2019. 

Malamnya, PERSIB putri menjalani laga final melawan Tira Persikabo di Stadion Si Jalak Harupat. Lagi-lagi, Nurul Inayah cs sulit untuk dihentikan. Kali ini, Putri Biru menang 3-0 di hadapan ribuan bobotoh yang menyaksikan laga secara langsung. 

Pada leg kedua 28 Desember 2019, Tira Persikabo kembali menyerah 1-3 di Stadion Pakansari Bogor. Sejarah pun tercipta. PERSIB putri juara Liga 1 2019 edisi pertama. 

Sehari setelahnya Bandung langsung membiru. Ribuan bobotoh berkonvoi bersama dengan sang juara yang diarak keliling kota. Trofi juara PERSIB putri tersebut merupakan kado manis buat bobotoh di akhir tahun.***

PERSIB.co.id
sejarah
Kaleidoskop 2020 (Desember): PERSIB Kembali Kantongi Lisensi Klub Profesional
PERSIB kembali mendapat predikat sebagai klub profesional dari Konfederasi sepakbola Asia atau AFC
Kamis, 31-12-2020 19:33 WIB
sejarah
Kaleidoskop 2020 (November): Kompetisi Resmi Berhenti, PERSIB Diliburkan Dua Bulan
Pada pengujung bulan Oktober 2020, PSSI resmi menunda seluruh kompetisi sepakbola di tanah air hingga tahun depan.
Kamis, 31-12-2020 14:03 WIB
sejarah
Kaleidoskop 2020 (Oktober): PERSIB Tetap Berlatih di Tengah Ketidakpastian Nasib Liga 1
Di bulan Oktober PERSIB tetap menjaga asa dengan menggelar latihan rutin dan serangkaian pertandingan, baik berupa uji tanding maupun game internal.
Kamis, 31-12-2020 09:00 WIB