Kaleidoskop Oktober © PERSIB.co.id/Derry Setiadi Nugraha

berita harian
Sabtu, 29-12-2018 19:33 WIB

Kaleidoskop 2018 (Oktober): Sederet Sanksi Diterima, Paceklik Kemenangan Datang

Benar saja, kematian Haringga Sirila berbuntut panjang. Petaka menghampiri PERSIB setelah pertandingan versus Persija. Baru saja menginjak tanggal 1 Oktober, PERSIB langsung dibombardir rentetan sanksi oleh Komite Disiplin PSSI. Setidaknya, ada 9 poin sanksi yang dijatuhkan Komdis terhadap kubu Maung Bandung.

PERSIB harus terusir dari Stadion GBLA dan terpaksa menggelar pertandingan kandang tempat netral di luar Pulau Jawa hingga musim 2018 berakhir. Belum lagi, pertandingan, baik kandang maupun tandang, bobotoh tidak diperbolehkan untuk datang ke stadion akibat sanksi.

Tak hanya itu, tiga penggawa asing Maung Bandung, Bojan Malisic, Jonatan Bauman, serta Ezechiel N'douassel pun disanksi larangan bermain. Setelah laga Persija, Bojan dilarang tampil 4 kali, Bauman 3 kali, dan Eze 5 kali karena dianggap melakukan pelanggaran disiplin terhadap pemain Macan Kemayoran.

Asisten Mario Gomez, Fernando Soler juga turut disanksi Komdis. Ia mendapatkan hukuman berat, yakni tidak boleh memasuki stadion hingga kompetisi usai. Komdis pun memberikan sanksi terhadap ketua Panpel PERSIB yakni larangan melakukan aktivitas sepakbola selama dua tahun.

Penghentian sementara kompetisi

Berbelasungkawa atas meninggalnya fans Persija, Haringga Sirila membuat kompetisi Go-Jek Liga 1 2018 dihentikan sementara oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi. Semua jadwal pertandingan yang saat itu hendak memasuki pekan ke-24 terpaksa mundur.

Namun, secara resmi penghentian kompetisi dicabut terhitung tanggal 5 Oktober 2018 oleh PT LIB. PERSIB pun menggelar pertandingan pekan ke-24 versus Madura United pada tanggal 9 Oktober.

Paceklik kemenangan

Pihak manajemen PERSIB memutuskan untuk menggelar laga kandang tempat netral versus Madura United di Stadion Batakan Balikpapan. Saat itu pun, PERSIB harus menjalani tur panjang. Nyaris dua pekan lebih atau hingga laga kontra PSM Makassar (24 Oktober) PERSIB harus berada di luar Bandung. Selama bulan Oktober, PERSIB tidak mampu meraih satupun kemenangan.

Jalani laga perdana pascasanksi, Maung Bandung harus menelan sial. Berstatus sebagai tuan rumah, PERSIB terpaksa menyerah dari Madura United 1-2. 

Setelah itu, Maung Bandung hanya bermain imbang 1-1 menghadapi Persipura Jayapura di Stadion Mandala 15 Oktober. 

Bahkan, di laga home berikutnya menghadapi Persebaya Surabaya di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, 20 Oktober, PERSIB kembali harus menelan pil pahit. Kali ini PERSIB harus menyerah 1-4 di tangan Bajul Ijo. Kekalahan tersebut membuat PERSIB harus rela turun ke posisi 2. PSM Makassar pun naik ke peringkat pertama.

Berselang empat hari, PERSIB harus meladeni tantangan salah satu pesaing di papan atas, PSM di kandangnya. Ini kesempatan besar bagi Maung Bandung untuk kembali menggeser PSM di puncak. Namun, ambisi tersebut urung diraih setelah PERSIB kalah 0-1 di Makassar.

PERSIB kembali ke Balikpapan, 30 Oktober untuk menghadapi Bali United. Sayang, laga menghadapi Bali United gagal dimaksimalkan PERSIB untuk meraih poin sempurna di bulan Oktober. Maung Bandung ditahan seri 1-1 oleh Bali United. 

PERSIB terpaksa menutup bulan Oktober tanpa sekalipun kemenangan. Dari total lima laga selama Oktober, PERSIB hanya mampu meraih 2 poin.***

PERSIB.co.id
berita harian
Kaleidoskop 2018 (Desember): PERSIB Peringkat 4, Diklat Double Winners
PERSIB mengakhiri kompetisi di peringkat 4, sementara PERSIB U-16 juara
Minggu, 30-12-2018 19:33 WIB
berita harian
Kaleidoskop 2018 (November): PERSIB Kehilangan Peluang, Maung Ngora Juara
Maung Ngora mencetak sejarah dengan menjuarai Liga 1 U-19 2018
Minggu, 30-12-2018 14:03 WIB
berita harian
Sabtu, 29-12-2018 14:03 WIB